Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap sejumlah kendala evakuasi korban gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Yakni, jalan tertimbun longsor hingga kendala jaringan internet dan listrik padam.
"Kondisi lapangan beberapa tempat memang masih berdampak seperti jalan darat ada longsoran, begitu juga beberapa titik ada gangguan jaringan dan juga terkendala listrik," ungkap Kepala Basarnas Mohammad Syafii, dalam rapat koordinasi penanggulangan gempa bumi Flores, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan longsor terdeteksi di ruas jalan nasional Reo-Ruteng di wilayah Kabupaten Manggarai. Kerusakan juga terdapat di ruas jalan Ende-Nagekeo, Ende-Maumere, dan tempat lainnya.
Adapun, kendala listrik terjadi dua kabupaten, yakni Manggarai Timur dan Nagekeo. "Kendala listrik khususnya yang ada di Manggarai Timur dan Nagekeo," ujar Syafii.
Sementara, untuk mengatasi kendala jaringan internet, tim SAR di lapangan menggunakan jaringan Starlink. Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bertambah menjadi 51 orang. Korban luka berat 64 orang. Korban tersebar di sejumlah wilayah terdampak gempa di Flores.
"Kami laporkan untuk update hingga pukul 09.00 Wita pagi hari ni bahwa total korban meninggal dunia ada 51 orang," ungkap Syafii.
Ada penambahan empat korban jiwa. Korban meninggal dunia bertambah di wilayah Manggarai Timur dan Manggarai. "Penambahan di Manggarai Timur ada tiga warga yang dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, kemudian Manggarai yang tadinya 23 menjadi 24, tambah 1 sehingga total 51 korban meninggal dunia," jelas Syafii.
BNPB Bangun 3 Posko Nasional
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun tiga posko nasional untuk membantu korban gempa di Flores. Tiga posko nasional itu beroperasi mulai hari ini.
Satu posko utama di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Sementara dua posko Aju (posko dekat lokasi kejadian) dibangun di Flores. Yakni di Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo dan Bandara Frans Xavier Seda Maumere.
"Tadi posko utama, posko aju, posko nasional sudah kami sampaikan akan mulai beroperasi hari ini," kata Kepala BNPB Suharyanto dalam rapat koordinasi.
Bantuan dari berbagai lapisan masyarakat bisa disalurkan melalui tiga posko tersebut. Suharyanto mempersilahkan kementerian/lembaga bergabung dengan psoko nasional tersebut. "Silakan bergabung," ujar dia.
Suharyanto apresiasi banyak alur yang dikerahkan sejumlah lembaga yang bergabung dalam penanggulangan bencana gempa Flores. "Dari TNI tadi mengharapkan agar empat pesawat helikopter, dari TNI AL juga ada kapal laut, kemudian dari Basarnas kami monitor juga ada kapal, BNPB juga mengerahkan dua pesawat dan 1 helikopter," terang dia.
Gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026). Hingga hari ini, gempa dasyat yang berpusat di Mbay, Nagekeo, NTT itu menimbulkan 51 korban jiwa, 64 luka berat dan ribuan orang mengungsi. Gempa tersebut juga menyebabkan kerusakan rumah, fasilitas pemerintah, fasilitas pendidikan, hingga fasilitas umum.