detikBali

Takut Gempa-Tsunami, Warga Nuca Molas Manggarai Ngungsi ke Dataran Tinggi

Terpopuler Koleksi Pilihan

Takut Gempa-Tsunami, Warga Nuca Molas Manggarai Ngungsi ke Dataran Tinggi


Sui Suadnyana, Ambrosius Ardin - detikBali

Warga Kampung Labuan Taur, Desa Wisata Nuca Molas, Kecamatan Satarmese Barat, Manggarai, NTT, mengungsi ke dataran tinggi. (Dok. Ketua Pokdarwis Nuca Molas, Sahrul Salam)
Foto: Warga Kampung Labuan Taur, Desa Wisata Nuca Molas, Kecamatan Satarmese Barat, Manggarai, NTT, mengungsi ke dataran tinggi. (Dok. Ketua Pokdarwis Nuca Molas, Sahrul Salam)
Manggarai -

Sekitar 550 warga Kampung Labuan Taur, Desa Wisata Nuca Molas, Kecamatan Satarmese Barat, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungsi ke dataran tinggi. Mereka mengungsi untuk mengantisipasi gempa dan tsunami susulan.

Mereka membangun sejumlah tenda sederhana beratap terpal di tempat pengungsian tersebut. Lokasi pengungsian berjarak sekitar satu kilometer (km) dari tepi pantai.

"Sekitar 550 warga mengungsi di dataran tinggi karena khawatir gempa dan tsunami susulan," ungkap salah satu pengungsi, Sahrul Salam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sahrul adalah Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nuca Molas. Ia mengatakan warga memilih mengungsi karena getaran keras gempa di wilayah itu tadi pagi.

ADVERTISEMENT

"Guncangan gempa tadi pagi terasa kuat sekali sehingga warga berhamburan keluar rumah karena panik," ujar Sahrul.

Nuca Molas biasanya ramai dikunjungi wisatawan saat cuaca bagus. Lokasinya sekitar empat jam perjalanan darat dari Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Nuca Molas adalah spot wisata alam menawarkan lanskap alam yang indah. Hamparan savana hijau mengelilingi gunung kecil yang menjulang di tengah pulau.

Bukit-bukit hijau berpadu dengan laut biru jernih dan pasir putih, menciptakan panorama yang disebut-sebut mirip Isla Nublar, pulau fiktif dalam film Jurassic Park.

Pengunjung bisa menikmati berbagai aktivitas wisata seperti trekking ke puncak gunung kecil, menikmati matahari terbit dan terbenam, serta menyelami keindahan bawah laut lewat snorkeling.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, pagi ini. Hingga pukul 08.45 Wita, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 44 kali gempa susulan di NTT.

Pusat gempa tersebut berada di laut pada kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT. Getaran gempa terasa kuat di sejumlah wilayah NTT, NTB hingga Sulawesi Selatan (Sulsel).

Gempa yang mengguncang Labuan Bajo menyebabkan sejumlah bangun rusak termasuk resor hingga hotel bintang empat. Tamu-tamu hotel berhamburan keluar hingga warga pesisir berbondong-bondong meninggalkan rumah karena takut tsunami



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads