Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram bakal menyulap Jalan Niaga, Ampenan, menjadi lokasi hiburan yang meniru konsep kawasan Braga, Kota Bandung. Jalan Niaga akan menjadi titik relokasi puluhan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) seperti badut dan manusia silver.
"Konsepnya seperti di Braga, Bandung," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Muzakkir Walad, Kamis (23/7/2026).
Muzakkir menjelaskan Jalan Niaga akan dilengkapi atraksi badut, cosplay anime, hantu lokal, dan lainnya. Menurutnya, Dinsos Mataram juga akan mengumpulkan anak jalanan seperti pengamen untuk ditempatkan di lokasi tersebut.
"Kami harap ini jadi solusi permanen. Jadi teman-teman ini nggak perlu turun ke jalan lagi dan nggak mengganggu lalu lintas lagi," kataMuzakkir.
"Mudah-mudahan Agustus besok sudah bisa kami realisasikan. Konsepnya ala-ala Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga," pungkasnya.
Sebelumnya, Satpol PP Mataram bekal menindak aksi pengamen jalanan yang kerap meresahkan masyarakat di daerah tersebut. Para pengamen itu kerap beraksi dengan modus pemalakan dan memaksa warga agar diberi uang.
Ada beberapa titik krusial yang kerap menjadi tempat beroperasinya para pengamen, badut, hingga anak punk. Mulai dari kawasan Eks Bandara Selaparang, RTH Pagutan, area SPBU, hingga simpang empat di wilayah Majapahit hingga Cakranegara.
"Kami akan lakukan penindakan dalam waktu dekat," kata Kasat Pol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi.
Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"
(iws/iws)