detikBali

4 SD di Mataram Resmi Merger, Lahan Sekolah Lama Bakal Diserahkan ke Pemkot

Terpopuler Koleksi Pilihan

4 SD di Mataram Resmi Merger, Lahan Sekolah Lama Bakal Diserahkan ke Pemkot


Nathea Citra - detikBali

Suasana siswa SDN 36 Ampenan Mataram yang kini di-merger ke SDN 20 Ampenan. (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Suasana siswa SDN 36 Ampenan Mataram yang kini di-merger ke SDN 20 Ampenan. (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram resmi memberlakukan penggabungan atau merger terhadap empat sekolah dasar (SD) mulai tahun ajaran baru ini. Seluruh murid dari sekolah yang di-merger telah dipindahkan dan mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah utama.

"Berlaku tahun ajaran baru ini. Siswanya sudah kami sesuaikan. Seperti di SDN 15 Mataram, kami sudah lengkapi fasilitasnya," kata Kepala Bidang (Kabid) Disdik Mataram, Syarafudin, saat diwawancarai, Selasa (21/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syarafudin menjelaskan ada delapan sekolah dasar yang telah digabung. Rinciannya SDN 1 Cakranegara digabung dengan SDN 10 Cakranegara; SDN 36 Ampenan dengan SDN 20 Ampenan; SDN 11 Ampenan dengan SDN 14 Ampenan; serta SDN 15 Mataram dengan SDN 19 Mataram.

Akibat penggabungan delapan sekolah, Syarafudin mengungkapkan ada empat bangunan sekolah yang tidak lagi digunakan untuk aktivitas belajar mengajar. Ia memastikan seluruh aset bangunan tersebut akan dikembalikan pengelolaannya kepada Pemkot Mataram.

ADVERTISEMENT

"Itu (bangunan) dikosongkan, dan akan diserahkan ke Pemkot. Nanti mau difungsikan untuk apa, akan dibicarakan lebih lanjut," ungkapnya.

Terkait tenaga pendidik, Disdik memastikan tidak ada penumpukan maupun rangkap tugas di satu sekolah utama. Para guru akan didistribusikan secara merata ke sekolah-sekolah yang membutuhkan. "Ndak ada guru yang double," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Disdik Mataram Yusuf mengatakan Surat Keputusan (SK) terkait penggabungan sejumlah SD telah ditandatangani oleh Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana. Selain itu, Disdik Kota Mataram juga akan melakukan perubahan nomenklatur seluruh sekolah dasar di wilayah tersebut.

Nantinya, seluruh SD negeri di Mataram akan menggunakan penamaan baru dengan format berurutan. "SK-nya sudah keluar dari Pak Wali, sekarang tinggal eksekusi," pungkasnya.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads
LIVE