Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram menawarkan empat wisata tematik untuk menggaet wisatawan. Wisata tematik seperti atraksi budaya, telusur kota, hingga kegiatan yoga tersebut dapat dinikmati secara gratis.
"Kegiatan pertama ada atraksi budaya peresean di Loang Baloq, disusul konsep walking heritage untuk menyusuri kawasan bersejarah. Ada juga wellness tourism melalui kegiatan yoga di Mayura, serta Mataram Friday Relax di Teras Udayana dengan konsep kekinian khas perkotaan," ujar Kepala Dispar Mataram, Cahya Samudra, Minggu (19/7/2026).
Cahya mengatakan program ini merupakan inisiasi Dispar Mataram yang berkolaborasi dengan Pokdarwis dan Lombok Heritage and Science Society (LHSS). Ia memastikan kegiatan tersebut tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak menganggarkan secara spesifik, tapi berkolaborasi dengan Pokdarwis dan LHSS," kata Cahya.
Menurut Cahya, program seperti Walking Heritage belakangan kian menarik perhatian wisatawan mancanegara. Melalui kegiatan tersebut, para turis diajak mengelilingi bangunan-bangunan bersejarah di Mataram.
Dia berharap keempat wisata tematik ini berjalan secara rutin dan terjadwal. Cahya menilai beragam aktivitas tersebut juga bertujuan untuk menggeliatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Mataram.
"Selain untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, tujuannya juga untuk menggerakkan perekonomian UMKM yang ada di sekitar. Setiap ada kegiatan, tentu mereka akan mendapatkan pengunjung dan masyarakat akan berbelanja secara otomatis," pungkasnya.