detikBali
Lombok Barat

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Patungan Perbaiki Jembatan Cemare yang Rusak

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026
Lombok Barat

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Patungan Perbaiki Jembatan Cemare yang Rusak


M Zahiruddin - detikBali

Warga bergotong royong memperbaiki Jembatan Cemare di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Selasa (14/7/2026).
Warga bergotong royong memperbaiki Jembatan Cemare di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Selasa (14/7/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Lombok Barat -

Warga Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, NTB, patungan untuk memperbaiki Jembatan Cemare yang rusak. Mereka terpaksa bergotong royong setelah jembatan kayu sepanjang sekitar 200 meter itu tak kunjung diperbaiki selama lebih dari sepekan.

Salah seorang warga Dusun Cemare, Solikin, mengatakan warga sudah lelah menunggu kepastian perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat. Menurutnya, sejumlah papan kayu di jembatan tersebut sudah lapuk dan rusak sehingga membahayakan warga maupun wisatawan yang melintas.

"Setelah kami tunggu-tunggu, karena ini kan kebutuhan kita bersama, untuk anak sekolah, warga dan wisatawan. Jadi kami tergerak, karena ini memang sudah darurat. Sangat membahayakan bagi pengguna jembatan ini. ," kata Solikin, Rabu (15/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Solikin menuturkan perbaikan jembatan dilakukan secara swadaya sejak Senin (13/7). Sebelum pengerjaan dimulai, warga lebih dulu menggalang dana dan mengumpulkan material berupa kayu selama sekitar sepekan.

"Sudah dua malam ini, sejak hari Senin. Kalau dari awal pengumpulan kayu sama uang dari warga ya sekitar satu minggu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia mengungkapkan warga sempat berencana menggunakan jasa tukang untuk memperbaiki jembatan. Namun, biaya yang dibutuhkan dinilai terlalu besar sehingga mereka memutuskan mengerjakannya secara gotong royong.

"Informasi dari tukang, ongkosnya saja itu Rp 20 juta. Sedangkan uang yang kami punya hanya bisa buat membeli bautnya saja. Akhirnya kami musyawarah dan sepakat untuk gotong royong," ucapnya.

Menurut Solikin, setiap warga memberikan sumbangan sesuai kemampuan. Ada yang menyumbang uang, ada pula yang menyediakan kayu untuk mengganti papan jembatan yang sudah lapuk.

Ia berharap aksi swadaya yang dilakukan masyarakat menjadi perhatian pemerintah agar Jembatan Cemare segera mendapat perbaikan.

"Harapan kami supaya perhatian Pemkab, Pemprov bahkan sampai pusat bisa segera memperbaiki Jembatan Cemare," tandasnya.

Mobil Wisatawan Sempat Terperosok

Sebelumnya, mobil wisatawan terperosok di jembatan kayu saat hendak menuju Pantai Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Warga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat segera memperbaiki jembatan kayu tersebut karena kondisinya sudah lama memprihatinkan.

Kepala Dusun (Kadus) Cemare, Munawir, mengungkapkan ban depan mobil Daihatsu Grand Max itu terperosok di sela-sela jembatan kayu yang patah pada Minggu (5/7). Menurutnya, kecelakaan tersebut terjadi akibat papan kayu jembatan yang sudah lapuk.

"Karena kayu-kayu itu sudah lama lapuk dan terbentur dengan lalu lalang mobil," ujar Munawir, Senin (6/7/2026).

Menurut Munawir, kerusakan jembatan mengganggu akses masyarakat dan wisatawan yang hendak menuju Pantai Cemare. Meski demikian, mereka belum berani menutup akses tersebut karena khawatir berdampak pada kunjungan wisata, terlebih saat ini memasuki musim libur sekolah.



(dpw/dpw)










Hide Ads