Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang. Anggaran itu untuk mendukung pembinaan cabang olahraga (cabor) menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Hal ini disampaikan, Wali Kota Kupang Christian Widodo seusai sidang paripurna ke-13 di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (24/6/2026) malam. Christian mengatakan dana tersebut akan disalurkan ke masing-masing cabor sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan ke KONI.
Baca juga: Sengkarut Pemecatan 4 Staf KONI NTT |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap cabor sesuai RAB yang diajukan cabor. Jadi masing-masing cabor mengajukan RAB-nya, baik untuk pembinaan, sarana prasarana, peralatan tanding nanti diajukan kami akan akomodir," kata Christian, Rabu (24/6/2026).
Christian menyebut hampir semua RAB dari cabor sudah masuk. Saat ini pihaknya tinggal menunggu dana dari KONI turun ke cabor-cabor.
"Kalau tidak salah semua cabor RAB sudah masuk tinggal dana dari KONI turun ke cabor-cabor, nanti yang belum ada kami tinggal minta agar secepatnya dimasukan," ujarnya.
Ketua KONI Kupang itu juga menegaskan persiapan PON di Kota Kupang akan dimaksimalkan mulai 2027. Hal itu mengingat Kota Kupang jadi etalase Provinsi NTT sekaligus lokasi pembukaan PON XXII Tahun 2028.
"Nanti 2027 kami bikin full persiapan menuju PON, karena Kota Kupang kan etalasenya Provinsi NTT. Kalau Kota Kupang berhasil menyediakan teman dan menjamu tamu dengan baik, pasti nama Provinsi NTT juga berkibar," tegasnya.
Sesuai arahan pemerintah pusat, kata dia, tidak ada pembangunan venue baru. Pemkot akan mengoptimalkan venue yang sudah ada.
"Karena dengan kondisi geopolitik, anggaran yang terbatas kami coba untuk mengoptimalkan yang ada, untuk kami baguskan dan optimalkan," kata Christian.
Untuk anggaran pendukung PON, Pemkot Kupang akan siapkan khusus di tahun 2027. Wali Kota menekankan niat menyiapkan yang terbaik harus dimulai dari sekarang.
"Untuk anggaran kami akan siapkan tapi di tahun 2027. Jadi kami jadi tuan rumah dan pembukaan di NTT khususnya Kota Kupang dengan tuan rumah, kami harus punya niat untuk menyiapkan yang terbaik itu harus ada mulai dari sekarang," tutupnya.