detikBali

Sekolah di NTB Dilarang Tambah Rombel Saat SPMB 2026, Ini Sanksinya

Terpopuler Koleksi Pilihan

Sekolah di NTB Dilarang Tambah Rombel Saat SPMB 2026, Ini Sanksinya


Ahmad Viqi - detikBali

Kepala Disdikpora NTB Syamsul Hadi ditemui di kantor Gubernur NTB, Kamis (4/6/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Foto: Kepala Disdikpora NTB Syamsul Hadi ditemui di kantor Gubernur NTB, Kamis (4/6/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikpora) Nusa Tenggara Barat (NTB) memberi peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah SMA dan SMK yang membuka rombongan belajar (rombel) melebihi kuota dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027. Sekolah yang nekat menambah rombel di luar ketentuan terancam tidak bisa memasukkan siswa ke sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikpora) NTB, Syamsul Hadi, menegaskan jumlah rombel di setiap sekolah telah ditetapkan dan dikunci dalam petunjuk teknis (juknis) SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 yang mulai dibuka sejak 2 Juni lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi lebih dari apa yang ada di dalam petunjuk teknis yang sudah kita keluarkan, maka siswa itu tidak akan masuk ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik)," tegas Syamsul saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Kamis (4/6/2026).

Menurut Syamsul, seluruh kepala sekolah wajib mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Ia mengingatkan agar tidak ada sekolah yang mencoba menambah rombel demi menampung lebih banyak siswa.

ADVERTISEMENT

"Kami tegaskan kepala sekolah tidak main-main ya dalam menetapkan rombel ini," imbuhnya.

Syamsul menjelaskan jumlah rombel di masing-masing SMA dan SMK telah dihitung berdasarkan ketersediaan ruang kelas. Karena itu, penambahan rombel di luar kuota tidak diperbolehkan.

Merujuk pada data juknis, SMAN 2 Mataram dan SMAN 1 Narmada menjadi sekolah dengan jumlah rombel terbanyak, yakni masing-masing mengelola 14 rombel. Adapun kapasitas setiap rombel berbeda-beda, berkisar antara 36 hingga 40 siswa.

Syamsul menuturkan kuota per rombel tersebut telah mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2026. Kuota itu juga sudah memperhitungkan siswa yang mengulang kelas maupun peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).

Jika nantinya jalur afirmasi, mutasi, atau prestasi tidak terpenuhi, maka sisa kuota akan langsung dialihkan untuk menambah kuota jalur domisili. Komposisi pembagian jalur masuk pada pelaksanaan SPMB tahun ini diatur dengan persentase sebagai berikut:

  • Jalur Domisili (Zonasi) 35 persen di semua sekolah.
  • Jalur Afirmasi (Prasejahtera) 30 persen.
  • Jalur Prestasi 30 persen.
  • Jalur Mutasi (Perpindahan Orang Tua) 5 persen.

Khusus untuk Jalur Prestasi, Disdikpora NTB membaginya ke dalam beberapa kategori detail:

  • Prestasi Rapor (11 persen) menggunakan akumulasi nilai rapor semester 1-5 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.
  • Prestasi Piagam/Sertifikat 9 persen.
  • Prestasi Keagamaan 7 persen.
  • Prestasi Ketua OSIS 3 persen (khusus bagi yang pernah menjabat sebagai ketua organisasi intra sekolah).

Pelaksanaan SPMB SMA NTB 2026

Bagi calon siswa dan orang tua murid, berikut adalah linimasa pelaksanaan SPMB SMA Tahun Ajaran 2026/2027 yang perlu diperhatikan:

1. Agenda Pra-Pendaftaran (Semua Jalur)

• Finalisasi Juknis: 13 s.d 15 April 2026
• Sosialisasi Juknis: 16 April s.d 5 Mei 2026

2. Jalur Afirmasi & Jalur Perpindahan (Mutasi)

•Pendaftaran & Verifikasi Sekolah: 2 s.d 4 Juni 2026
•Seleksi (By System): 5 s.d 6 Juni 2026
•Pengumuman Kelulusan: 8 Juni 2026
• Daftar Ulang: 8 s.d 10 Juni 2026

3. Jalur Prestasi

• Pendaftaran & Verifikasi Sekolah: 11 s.d 13 Juni 2026
• Seleksi (By System): 15 s.d 16 Juni 2026
• Pengumuman Kelulusan: 17 Juni 2026
• Daftar Ulang: 18 s.d 19 Juni 2026

4. Jalur Domisili (Zonasi)

• Pendaftaran & Verifikasi Sekolah: 20, 22, dan 23 Juni 2026
• Seleksi (By System): 24 s.d 25 Juni 2026
• Pengumuman Kelulusan: 26 Juni 2026
• Daftar Ulang: 27, 29, dan 30 Juni 2026

Berikut data daya tampung 5 SMAN favorit di Kota Mataram, antara lain:

1. SMAN 1 Mataram

- 13 rombel dengan kapasitas 36 siswa per rombel (total daya tampung 468 siswa).

Rincian kuota: Afirmasi (70 siswa), Mutasi (23 siswa), Prestasi Akademik (56 siswa), Prestasi Non-Akademik (56 siswa), Prestasi Agama (23 siswa), Ketua Organisasi (9 siswa), dan Domisili (231 siswa).

2. SMAN 2 Mataram

- 13 rombel dengan kapasitas 36 siswa per rombel (Total daya tampung 468 siswa).

Rincian kuota: Afirmasi (70 siswa), Mutasi (23 siswa), Prestasi Akademik (56 siswa), Prestasi Non-Akademik (56 siswa), Prestasi Agama (23 siswa), Ketua Organisasi (9 siswa), dan Domisili (231 siswa).

3. SMAN 3 Mataram

- 9 rombel dengan kapasitas 36 siswa per rombel (Total daya tampung 324 siswa).

Rincian kuota: Afirmasi (49 siswa), Mutasi (16 siswa), Prestasi Akademik (39 siswa), Prestasi Non-Akademik (39 siswa), Prestasi Agama (16 siswa), Ketua Organisasi (6 siswa), dan Domisili (159 siswa).

4. SMAN 4 Mataram

Menyediakan 11 rombel dengan kapasitas 36 siswa per rombel (Total daya tampung: 396 siswa).

Rincian kuota: Afirmasi (59), Mutasi (20), Prestasi Akademik (48), Prestasi Non-Akademik (48), Prestasi Agama (20), Ketua Organisasi (8), dan Domisili (195).

5. SMAN 5 Mataram

- 13 rombel dengan kapasitas 36 siswa per rombel (Total daya tampung 468 siswa).

Rincian kuota: Afirmasi (70 siswa), Mutasi (23 siswa), Prestasi Akademik (56 siswa), Prestasi Non-Akademik (56 siswa), Prestasi Agama (23 siswa), Ketua Organisasi (9 siswa), dan Domisili (231 siswa).




(nor/nor)










Hide Ads