Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram diperkirakan berkurang pada 2026. Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, sekitar 180 ASN akan memasuki masa pensiun atau purna tugas tahun ini.
Kepala BKPSDM Kota Mataram, Taufik Priyono, mengatakan mayoritas ASN yang pensiun berasal dari sektor pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 180 yang akan pensiun di tahun ini, dari total 5.940-an ASN di Pemkot Mataram. Dan yang paling banyak berasal dari guru," kata Yoyok, sapaan akrabnya, Senin (18/5/2026).
Meski jumlah guru dipastikan berkurang, Yoyok memastikan kebutuhan tenaga pengajar di sekolah masih dapat terpenuhi. Menurutnya, Pemkot Mataram masih memiliki tenaga guru dari berbagai skema kepegawaian, mulai dari ASN, PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, hingga tenaga honorer.
"Masih bisa teratasi, (selain ASN) kan ada guru paruh waktu, PPPK penuh, dan ada juga yang masih honorer," jelasnya.
Ia menjelaskan, komposisi tenaga pengajar di Kota Mataram saat ini masih didominasi guru berstatus PNS. Komposisinya sekitar 65 persen guru PNS dan 35 persen PPPK penuh waktu.
Di sisi lain, Pemkot Mataram masih menunggu regulasi pemerintah pusat terkait wacana guru non-ASN atau honorer dilarang mengajar di sekolah negeri dan dialihkan ke sekolah swasta. Kebijakan tersebut sebelumnya memunculkan kekhawatiran akan terjadinya kekurangan guru di sejumlah sekolah negeri.
"Terkait itu kami tunggu saja regulasinya. Setiap regulasi ada solusinya. Nanti kami akan (ambil tindakan)," terang Yoyok.
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Mataram telah mengusulkan 200 formasi CPNS dan PPPK untuk mengisi jabatan yang kosong. Formasi tersebut terdiri atas 80 persen CPNS dan 20 persen PPPK.
Baca juga: Gaji ke-13 ASN Pemkot Mataram Cair Juni 2026 |
Meski belum mendapatkan persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), pendaftaran CPNS diperkirakan dibuka pada triwulan III 2026 dengan pengangkatan pada awal 2027.
(nor/nor)










































