detikBali

Banjir di Manggarai Timur, Akses Tiga Desa Terputus

Terpopuler Koleksi Pilihan

Banjir di Manggarai Timur, Akses Tiga Desa Terputus


Ambrosius Ardin - detikBali

Banjir hancurkan crossway Wae Musur, Desa Beangencung, Kecamatan Rana Mese, Manggarai Timur, NTT, Rabu (13/5/2026). (Dok. Theo Pamput).
Foto: Banjir hancurkan crossway Wae Musur, Desa Beangencung, Kecamatan Rana Mese, Manggarai Timur, NTT, Rabu (13/5/2026). (Dok. Theo Pamput)
Manggarai Timur -

Crossway (jalur air untuk dilintasi kendaraan) di Sungai Wae Musur, Desa Beangencung, Kecamatan Rana Mese, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak diterjang banjir, Rabu (13/5/2025). Terputusnya crossway tersebut menyebabkan terputusnya akses kendaraan bermotor ke tiga desa di wilayah tersebut.

"Akses tiga desa yaitu desa Lidi, Beangencung dan Satar Lenda, putus," ungkap warga Desa Lidi, Theo Pamput.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Theo menjelaskan panjang crossway itu sekitar 100 meter. Ada puluhan meter yang hancur diterjang banjir sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor. "30 meter yang ambruk," kata Theo.

Banjir besar terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak kemarin sore. "Hujan lebat kemari sore sampai hari ini," tandas Theo.

ADVERTISEMENT

Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur bersama Dinas PUPR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung meninjau lokasi bencana tersebut. Pemkab Manggarai Timur, kata Tarsi, akan secepatnya memperbaiki crossway tersebut.

"Pemerintah daerah akan berusaha maksimal untuk menyambung akses jalan ini segera. Langkah penanganan baru bisa diambil saat air surut, kondisi saat ini debit air di Kali Wae Musur masih sangat tinggi.

"Berharap air segera surut segera sehingga penanganan dapat segera dilaksanakan," kata Tarsi.




(hsa/iws)










Hide Ads