Kisah haru datang dari Indra Ardiansyah, siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Siswa kelas 7 itu sering kali membawa pulang menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah untuk dimakan bersama empat adiknya di rumah.
Kisah haru Indra itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook @Aya. Pemilik akun diketahui merupakan guru di SMPN 3 Wera. Video itu pun viral dan ramai-ramai dibanjiri komentar warganet.
Video yang beredar memperlihatkan Indra memasukkan menu MBG dari ompreng ke dalam kantong plastik. Terdengar pula perekam video menanyakan alasan Indra membungkus menu MBG
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalan video juga terdengar perekam menanyakan alasan Indra membungkus menu MBG. "Untuk dibawa pulang ke rumah untuk dimakan bersama dengan adik-adik," jawab Indra dalam video dilihat detikBali, Kamis (7/5/2026).
Koordinator MBG SMPN 3 Wera, Sri Nurhayati, mengakui Indra bukan kali pertama membungkus menu untuk dibawa pulang ke rumah. Menurutnya, Indra sudah melakukan hal itu dalam beberapa hari terakhir.
"Saat penyaluran MBG selama ini, Indra kerap meminta izin membungkus menu MBG jatah siswa yang tak hadir (absen) ke sekolah," ucap Sri kepada detikBali.
Saat pertama kali melihat Indra membungkus menu MBG, tutur Sri, para guru mengira akan menyantapnya di rumah. Namun, setelah ditanya, rupanya menu MBG yang dibungkus itu untuk dimakan bersama dengan adik-adiknya di rumah.
"Menu MBG yang dibungkus dan dibawa pulang oleh Indra untuk dimakan bersama adik-adiknya di rumah. Setelah mengetahui itu, sejumlah siswa bahkan ada yang memberikan dan merelakan jatah MBG milik mereka kepada Indra," ungkap Sri.
Menurut Sri, Indra saat ini tinggal bersama kakek, bibi, dan empat adiknya. Kedua orang tuanya sedang mencari nafkah di Dompu. Kondisi ekonomi orang tua Indra juga tergolong kurang mampu.
"Indra merupakan siswa yang paling rajin dari keluarga kurang mampu. Sehari-hari berjalan kaki sejauh sekitar 3 kilometer dari rumah ke sekolah," terang Sri.