Ernawati, mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Oi Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, (NTB), mencabut laporan terhadap ibu rumah tangga (IRT) bernama Emi Erniwati (35). Ernawati sebelum melaporkan Emi karena mengkritik menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Betul, sudah sepakat berdamai," ucap Ernawati saat dikonfirmasi detikBali, Senin (27/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesepakatan damai dengan Emi, tutur Ernawati, berlangsung di ruang Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bima Kota, Senin (27/4/2026). Kesepakatan damai juga ditandai dengan mencabut laporan.
Sebelum berdamai dan mencabut laporan polisi, Ernawati mengaku mendatangi kediaman Emi di Desa Pai, Kecamatan Wera. Ernawati mendatangi Emi untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Pertemuan Ernawati dengan Emi difasilitasi Camat Wera, Kepala Desa Oi Tui, dan Kepala Desa Pai. Proses mediasi diharapkan agar proses hukum tak dilanjutkan.
"Kami sudah sepakat untuk tidak melanjutkan proses hukum. Kami memilih untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," terang Ernawati.
Ernawati berharap persoalan dirinya dengan Emi bisa memperbaiki hubungan antara Mitra SPPG Oi Tui dengan masyarakat, termasuk penerima menu MBG.
"Intinya sudah tak ada lagi persoalan. Semoga ke depannya juga bisa lebih lagi untuk kami selaku Mitra SPPG," harap Ernawati.
Sementara Emi juga mengakui sudah sepakat damai dengan Ernawati. Hal itu dibuktikan dengan mencabut secara resmi laporan kepolisian.
"Iya sudah damai. Laporan juga telah dicabut," jelas Emi.
Diberitakan sebelumnya, Emilia (35), seorang IRT di Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB, dilaporkan ke polisi oleh mitra satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Emilia dipolisikan hanya karena menyoroti menu program MBG dan dibagikan malam hari.
Emilia mengungkapkan dirinya dilaporkan ke Polres Bima Kota oleh mitra SPPG Oi Tui, Kecamatan Wera. Ia menduga pelaporan itu erat kaitannya dengan video sorotan dan kritikannya terhadap menu MBG yang diunggah ke media sosial (medsos) Facebook beberapa waktu lalu.
Melalui akun Facebook-nya @Arif Emilia, Emilia menyoroti menu MBG dibagikan SPPG Oi Tui yang diduga tidak layak dikonsumsi, terutama oleh ibu hamil. Musababnya, porsi dan menunya cuma nasi putih, timun, dan lauk (ayam).
(hsa/hsa)










































