detikBali

Tragis! IRT di TTU Tewas Saat Mandi di Cekdam

Terpopuler Koleksi Pilihan

Tragis! IRT di TTU Tewas Saat Mandi di Cekdam


Yufengki Bria - detikBali

Tim SAR mengevakuasi wanita tewas tenggelam di Cekdam KM 9, Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU, NTT, Minggu (3/5/2026).
Tim SAR mengevakuasi wanita tewas tenggelam di Cekdam KM 9, Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU, NTT, Minggu (3/5/2026). (Foto: dok. Kantor SAR Kupang)
Timor Tengah Utara -

Nasib tragis dialami Trezia Kolo (40). Ibu rumah tangga (IRT) itu ditemukan tewas setelah tenggelam saat mandi di Cekdam KM 9, Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), tadi sore sekitar pukul 17.15 Wita.

"Betul korban tenggelam saat mandi. Tadi ditemukan sudah meninggal dunia," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Mexianus Bekabel kepada detikBali, Minggu (3/5/2025).

Peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 Wita saat Trezia mandi bersama sejumlah rekannya di cekdam tersebut. Tak lama berselang, korban tenggelam dan hilang dari permukaan. Warga yang berada di lokasi sempat melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian itu kemudian dilaporkan oleh anggota Polri bernama Ary Opat ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk dilakukan operasi pencarian.

ADVERTISEMENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, lima personel rescue dari Unit Siaga SAR Kefamenanu langsung dikerahkan ke lokasi. Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan metode penyelaman di sekitar titik korban diduga tenggelam.

Sekitar pukul 17.15 Wita, Trezia akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu untuk pemeriksaan medis.

Atas kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menyampaikan duka cita kepada keluarga korban.

"Kami juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim SAR gabungan yang telah bertindak cepat dan efektif dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan," tutur Mexianus.




(dpw/dpw)










Hide Ads