Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikabarkan beramai-ramai pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Nusa Tenggara Barat (NTB) membantah hal tersebut.
Ketua DPD Partai Hanura NTB, Ahmad Dahlan alias Leo, mengatakan Mohammad Casman bukanlah kader partainya di Kota Bima. Menurutnya, klaim Casman yang menyebutkan dirinya sebagai Ketua DPC Hanura Kota Bima merupakan tindakan yang keliru.
"Pak Casman bukan lagi kader Partai Hanura. Posisi Ketua DPC Hanura Kota Bima diisi oleh Amiruddin H Muchtar. Dia ditetapkan sejak musyawarah cabang (muscab) bulan Oktober 2025 waktu itu," kata Leo saat ditemui di kantornya, Senin (20/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang duduk sebagai anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB itu mengatakan Casman tercatat tidak aktif sebagai pengurus Partai Hanura sejak Juli 2025. Casman saat itu diminta untuk melakukan Muscab Hanura Kota Bima, tetapi diabaikan.
"Jadi waktu itu kami minta Casman menyelenggarakan rapat persiapan Muscab DPC Kota Bima. Pada saat dilakukan konfirmasi ke panitia muscab, tidak direspons oleh Casman. Itu dua minggu tidak ada respons balik untuk menyiapkan muscab," terang Leo.
Atas dasar itu, pimpinan Partai Hanura NTB kemudian mengambil alih pelaksanaan muscab. Sehingga, tutur Leo, pelaksanaan Muscab DPC Hanura Kota Bima yang digelar Oktober 2025 menetapkan Amiruddin H Muchtar menjadi Ketua Hanura Kota Bima periode 2025-2030. Amiruddin merupakan anggota DPRD Kota Bima dua periode.
"Jadi saya luruskan yang bersangkutan (Casman) sudah bukan lagi Ketua DPC Hanura Kota Bima. Pernyataan bersangkutan menyebut dirinya sebagai Ketua Hanura itu hak pribadi. Dan tidak lagi atas nama Partai Hanura," tegas Leo.
Bahkan, Leo berujar, selama Casman menjadi ketua sebelum digantikan oleh Amirudin, Partai Hanura Kota Bima terpantau mati suri. Seluruh pengurus ranting dan cabang tidak pernah diurus secara serius oleh Casman.
"Mati suri selama dipegang oleh Casman tidak pernah diurus. Dan Casman tidak ikut kontestasi Pileg 2024 lalu," tegas Leo.
Bantah Kader Eksodus ke PSI
Leo membantah pernyataan Casman yang menyebutkan 2.500 kader Partai Hanura Kota Bima bakal eksodus ke PSI. Menurutnya, isu ribuan kader bakal pindah ke PSI hanya bentuk penggiringan isu yang dilakukan oleh Casman.
"Ini hanya penggiringan isu. Nyatanya ketua baru terus melakukan penguatan kader untuk memastikan amunisi Pileg 2029. Jadi pernyataan itu hanya klaim pribadi, Ketua Hanura Kota Bima sekarang sudah menyiapkan kantor sekretariat, struktur partai sudah dibentuk. Semua lagi proses intinya," tegas Leo.
Leo merasa keberatan atas pernyataan Casman tersebut. Seharusnya, terang Leo, orang di luar Partai Hanura tidak boleh menyampaikan hal yang kurang elok atas nama partai. Terlebih, Partai Hanura saat ini juga sudah menyiapkan pengurus hingga tingkat ranting, baik di Kota Bima hingga Kabupaten Bima.
"Kami pastikan Casman tidak lagi kader Hanura. Jadi kami juga sudah menargetkan jumlah kursi di Kota Bima bisa bertambah dari Pileg 2024 lau yang baru bisa mendapatkan satu kursi. Kami target untuk 2029 ada penambahan kursi DPC Kota Bima," jelas Leo.
Diberitakan sebelumnya, eks DPC Partai Hanura Kota Bima, Mohammad Casman, bersama para kader ramai-ramai pindah ke PSI. Mereka bahkan sudah mengantongi surat keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI untuk membentuk DPD PSI Kota Bima.
"Iya betul, sudah beralih pindah ke PSI," kata Casman kepada detikBali, Minggu (19/4/2026).
Casman merupakan eks kader sekaligus politisi senior Partai Hanura Kota Bima. Dia pernah menjabat sebagai sekretaris dua periode hingga menjadi Ketua DPC Hanura Kota Bima. "Sebelum pindah ke PSI, saya sudah 20 tahun menjadi kader partai Hanura," katanya.
Selain dirinya, Casman mengklaim para Ketua PAC Hanura di seluruh wilayah Kota Bima juga beralih dan bergabung dengan PSI. Alasannya karena mereka melihat prospek PSI yang akan menjadi partai besar ke depan.
"Para simpatisan dan loyalis Partai Hanura yang jumlahnya sekitar 2.500 orang di Kota Bima juga diarahkan untuk memperkuat PSI di akar rumput," terang Casman.
(iws/iws)










































