Balai Taman Nasional Tambora (TNT) bakal menggelar ajang lari bertajuk Tambora Jungle Run pada 5 Juni 2026. Event lari berskala nasional ini diharapkan dapat menggenjot kunjungan wisatawan ke kawasan taman nasional yang berlokasi di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu.
"Acara ini merupakan bagian dari strategi untuk mengembangkan wisata olahraga di Gunung Tambora, sekaligus memperluas promosi ke tingkat nasional dan internasional," ujar Kepala Kantor Taman Nasional Tambora, Abdul Azis Bakry, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajang lari itu akan mengajak peserta berolahraga sembari menikmati indahnya lanskap Gunung Tambora. Adapun, rute jungle run ini akan melintasi hutan dan sabana dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta.
Abdul Aziz menjelaskan status Gunung Tambora saat ini masih berada pada Level II atau Siaga. Ia memastikan event lari tersebut bakal digelar pada radius aman.
"Lokasi kegiatan dijamin berada dalam radius aman sekitar lima kilometer dari tepi kawah," tuturnya.
Abdul Aziz berharap penyelenggaraan Tambora Jungle Run dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan sektor akomodasi, transportasi, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Terpenting, dia melanjutkan, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana promosi wisata berbasis konservasi.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Tambora tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga siap menjadi destinasi wisata olahraga yang aman dan berkelas," ujarnya.
Abdul Aziz optimistis Tambora Jungle Run 2026 dapat menarik partisipasi pelari dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. Menurutnya, ajang tersebut juga akan memperkuat posisi Tambora sebagai salah satu destinasi wisata olahraga terkemuka di NTB.
(iws/iws)










































