Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan lumpuhnya layanan transaksi sejak pagi. Gangguan terjadi mulai dari aplikasi BRImo hingga mesin ATM dan layanan di kantor cabang.
Pantau detikBali, Rabu (1/4/2026), sebagian besar masyarakat mengeluhkan layanan BRImo maupun mesin ATM BRI yang tidak dapat diakses.
Parahnya, jika nasabah mencoba melakukan transaksi sebanyak tiga kali di mesin ATM, kartu ATM akan terblokir secara otomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kartu terblokir, mesin ATM mengeluarkan informasi agar nasabah mengganti PIN dengan biaya Rp 5 ribu, sesuai keterangan yang tertera pada layar mesin.
Tak hanya itu, layanan penarikan uang melalui BRILink juga dilaporkan mengalami gangguan saat diakses.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak BRI Kupang terkait penyebab gangguan tersebut, sehingga nasabah kesulitan mengakses layanan perbankan.
Yanto Nesi (35), salah satu nasabah, mengaku sangat menyayangkan gangguan yang terjadi saat dirinya hendak bertransaksi.
Menurut dia, kondisi ini berdampak langsung pada kebutuhan mendesak nasabah yang membutuhkan akses cepat terhadap dana.
"Kasian kalau orang mau butuh uang penting tidak bisa. Contoh saja, saya mau bayar orang untuk baliho yang saya cetak, tapi tidak bisa karena ATM BRI error," ujar Yanto di salah satu kantor cabang BRI di Kupang.
Ia mengatakan, PIN yang digunakan tidak bisa mengakses layanan di mesin ATM. Namun, jika transaksi dicoba hingga tiga kali, PIN tersebut justru dinyatakan terblokir.
"Bagaimana bisa, transaksi tidak bisa tiba-tiba PIN yang selama ini digunakan dikatakan terblokir. Bahkan kami disuruh untuk ganti PIN, dengan membayar Rp 5 ribu. Coba pikir kalau gangguan ini terjadi di seluruh Indonesia, maka BRI untung banyak satu kali transaksi potong Rp 5 ribu," sesal dia.
Salah satu petugas kantor BRI di Kupang mengungkapkan, gangguan yang terjadi diduga berasal dari sistem pusat dan berdampak secara nasional.
"Katanya, ini semua jaringan ada terganggu dari pusat sana. Ini semua Bank BRI di Indonesia bukan di Kupang saja," tukas petugas itu.
BRI melalui akun resminya menjelaskan gangguan layanan ini terjadi karena sedang melakukan pemeliharaan sistem untuk meningkatkan kualitas layanan. Layanan sudah kembali normal pada pukul 12.00 WIB. "Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami," tulis BRI.
(dpw/dpw)










































