Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 di Kota Mataram pada Kamis (19/3/2026) berlangsung dalam suasana tenang. Sejumlah pecalang berpatroli di beberapa titik untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Nyepi.
Pantauan detikBali di sejumlah lingkungan di Kota Mataram, pecalang melakukan patroli di berbagai wilayah, khususnya di jalan protokol di Cakranegara dan lingkungan permukiman.
Mereka mengenakan pakaian khas serba hitam serta membawa alat komunikasi handy talkie, guna berkoordinasi dengan rekan mereka di titik lain.
"Hari ini ada 18 pecalang yang bertugas, sampai siang ini kondisi masih aman terkendali," kata Wakil Ketua Pecalang, Wayan Tirte, di Lingkungan Karang Lelede, Pasar Karang Jasi, Cakranegara, Mataram.
Wayan menjelaskan, belasan pecalang di Lingkungan Lelede, Cakranegara terbagi ke dalam tiga sif, yakni pukul 09.00-21.00 Wita, 06.00-15.00 Wita, dan 15.00-00.00 Wita.
"Sampai saat ini tidak ada yang keluar rumah, semuanya ada di dalam rumah. Tadi memang ada warga yang ingin lewat jalan di sini, tapi kami sudah kasih tahu, bahwa sekarang sedang Nyepi," terangnya.
Senada, Pasek Yudana, Ketua RT di Lingkungan Banjar Mantri, Cakranegara Barat menyebut ada sekitar 30 pecalang yang bertugas menjaga lingkungan selama Nyepi.
"Di lingkungan ini ada sekitar 30 pecalang. Sistemnya mulai dari jam 06.00 pagi sampai besok 06.00 Wita lagi. Kami ngga pakai sif, yang terpenting berjaga sampai selesai Hari Raya Nyepi," katanya, saat ditemui di Lingkungan Banjar Mantri, Cakranegara Barat, Kamis.
Demi menyukseskan Nyepi 2026, Pasek Yudana mengaku telah berkoordinasi dengan seluruh pengusaha hotel yang berada di kawasan Lingkungan Banjar Mantri, agar tidak beraktivitas di luar selama Nyepi.
"Pihak lingkungan sudah memberikan imbauan kepada pengusaha. Selamat Nyepi dan Idulfitri," ucapnya.
Simak Video "Video Kala Bali Tenggelam dalam Hening Nyepi"
(hsa/dpw)