Guru-guru sekolah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), tercatat sebagai penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti para siswa. Proses penyalurannya dilakukan secara bertahap.
Bahkan, guru-guru sekolah semua jenjang satuan pendidikan mulai TK, SD, SMP, sampai SMA di wilayah Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, sudah menerima program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya benar. Sekarang (MBG) untuk guru sudah mulai dibagikan," ucap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Ade Elsa Ramdaniati kepada detikBali, Rabu (28/1/2026).
Ade Elsa menuturkan pembagian program MBG untuk guru-guru di wilayah Kecamatan Tambora sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 tahun 2025.
"Sudah ada acuannya. Porsinya juga sama dengan siswa," tutur dia.
Terpisah, Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Bima, Bohri Rahman mengakui, penerima manfaat program MBG tak hanya siswa dan 3B yakni ibu menyusui (busui), ibu hamil (bumil) dan balita. Tapi juga untuk tenaga pendidikan dan kependidikan.
"Ke depannya nanti akan ditambah lagi untuk tenaga pendidik dan kependidikan. Prosesnya bertahap," katanya.
Bohri menambahkan di wilayah Kabupaten Bima terdapat dua jenis SPPG atau dapur MBG. Yakni SPPG Aglomerasi dan SPPG wilayah 3T (Terpencil, Terdepan dan Terluar). Pemerintah Daerah (Pemda) menjadi bagian dalam SPPG terpencil sebagai Satgas yang mengawasi.
"Saat ini 20 titik SPPG terpencil di Kabupaten Bima sedang proses pembangunan," imbuhnya.
(hsa/hsa)










































