Legenda pembalap MotoGP, Valentino Rossi, mengunjungi Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (27/1/2026). Kunjungan tersebut bukan dalam rangka melakukan balapan. Namun, akan memberikan pembinaan terhadap 10 pembalap muda Indonesia terpilih dari ajang Mandalika Racing Series (MRS) oleh VR46 Riders Academy.
Melalui akun Instagramnya resminya, @valeyellow46, Rossi terlihat tengah melakukan kegiatan khusus di Mandalika. Peraih juara dunia sembilan kali itu nampak sibuk di sebuah ruangan Sirkuit Mandalika dengan timnya. Selain itu, terlihat juga adiknya yang kini menunggangi Repsol Honda (HRC) Luca Marini, turut mendampingi di sampingnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahannya, The Doctor memajang wearpack atau racing suit miliknya semasa masih melakoni balapan dengan Yamaha. Tak hanya itu, ia juga membagikan momennya tengah memamerkan kendaraan andalannya dengan nomor 46.
Dalam unggah tersebut, pria berkebangsaan Italia itu menyampaikan cuaca yang tengah hujan di Mandalika. "Hari ini hujan di Mandalika," tulisnya melalui akun resmi yang diikutip detikBali, Selasa malam. Unggahan tersebut kini telah disukai sebanyak 133 ribu orang dan 2.601 kali dibagikan.
Sementara itu, Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, mengatakan, kehadiran Rossi dengan timnya dalam rangka memberikan pembinaan terhadap 10 pembalap muda Indonesia yang diambil berdasarkan hasil penilaian melalui proses seleksi bersama PT Pertamina Lubricants dan Manajemen MRS dari kelas 150cc dan 250cc.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembinaan teknik balap, pemahaman mesin dan spesifikasi kendaraan, penguatan mental kompetisi, serta kesempatan berlatih langsung bersama pembalap jebolan VR46 Riders Academy dan tim mekanik berpengalaman.
Program ini juga dilengkapi pembekalan non-teknis yang relevan dengan industri motorsport modern, seperti pelatihan public speaking dan pemahaman digital marketing, yang dirancang mengikuti standar pembinaan profesional VR46 Riders Academy.
"Pembinaan balap tidak hanya fokus soal kecepatan, tetapi juga proses menciptakan talenta pembalap dan mekanik yang memiliki pemahaman teknis serta mental bertanding yang matang," kata Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, melalui keterangan resminya, Selasa.
Setyo menjelaskan pembinaan itu dilakukan sebagai upaya Pertamina untuk mengenalkan pola balapan bertaraf internasional seperti MotoGP. Dengan begitu, anak muda Indonesia dapat belajar secara langsung dengan riders dan mekaniknya.
"Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan standar pembinaan balap motor dunia agar dapat diakses dan dipelajari langsung oleh talenta Indonesia," ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan dampak program, Pertamina Lubricants turut melibatkan sebanyak 10 mekanik muda dari berbagai SMK binaan CSR PT Pertamina Lubricants untuk mengikuti pelatihan tim mekanik VR46 Racing Team.
"Keterlibatan ini ditujukan untuk memperluas wawasan praktis mengenai penyiapan motor, sistem pelumasan dan perawatan kendaraan sesuai standar balap profesional, sekaligus menegaskan peran mekanik sebagai elemen krusial dalam mendukung performa pembalap di lintasan," imbuhnya.
Ia menjelaskan, rangkaian program pembinaan ini juga diperluas dengan kegiatan edukatif di luar lintasan balap. Pertamina Enduro bersama para riders dan tim mekanik Pertamina Enduro VR46 Racing Team mengunjungi SMK Negeri 1 Kopang, salah satu SMK binaan CSR Pertamina Lubricants untuk memberikan pemaparan langsung mengenai standar kerja mekanik balap profesional.
Sebagai informasi, VR46 Riders Academy merupakan akademi pembinaan pembalap motor profesional yang didirikan oleh legenda MotoGP Valentino Rossi.
Akademi ini dibangun sebagai wadah pengembangan talenta muda dengan pendekatan menyeluruh, tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis di lintasan, tetapi juga pada pembentukan karakter, mental kompetisi, dan profesionalisme sebagai pembalap dunia.
Berbasis di Tavullia, Italia, VR46 Riders Academy dikenal dengan metode pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, mulai dari latihan fisik, teknik balap, analisis data, hingga simulasi balap dalam berbagai kondisi.
Akademi ini telah melahirkan sejumlah pembalap papan atas yang sukses menembus ajang MotoGP, Moto2, dan Moto3, sekaligus menjadi bagian penting dalam regenerasi pembalap Italia dan dunia.
(hsa/hsa)