Dua Pelaku Pencurian Motor-Laptop Pengendara Mabuk Dibekuk, Satu Buron

Dua Pelaku Pencurian Motor-Laptop Pengendara Mabuk Dibekuk, Satu Buron

Ahmad Viqi - detikBali
Selasa, 27 Sep 2022 19:37 WIB
Salah satu pelaku curat dan curanmor di Mataram usai dibekuk polisi, Selasa (27/9/2022)
Salah satu pelaku curat dan curanmor di Mataram berinisial R usai dibekuk polisi, Selasa (27/9/2022) (Foto: Ahmad Viqi)
Mataram -

Dua dari tiga pelaku pencurian sepeda motor dan laptop di Jalan Lingkungan Majeluk, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram dibekuk.

Kedua pelaku yakni masing-masing berinisial R (19) asal Desa Montong, Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat, Z (16) asal kampung Jawa, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Sedangkan satu pelaku yakni berinisial RK (23) hingga kini masih buron dan belum tertangkap.


Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa menerangkan, penangkapan dua dari tiga pelaku curanmor dan curat (pencurian dengan pemberatan) itu menyusul adanya laporan korban berinisial AWT (34) warga Desa Labulia Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Dijelaskan, korban mengaku menjadi korban pencurian saat kondisi tak sadarkan diri usai mengkonsumsi minuman keras jenis tuak sepulang dari kerja, pada Kamis malam (22/9/2022) kemarin.

"Korban ini kan sempat minum tuak bersama rekan kerjanya. Pas pulang menuju kosnya, korban pingsan tak sadarkan diri," kata Kadek, Selasa sore (27/9/2022) saat konferensi pers di Mapolres Kota Mataram.

Kadek mengatakan sebelum kejadian pencurian itu, korban sempat menepi di Jalan Transmigrasi Lingkungan Majeluk Cakranegara, Kota Mataram. Namun karena mabuk berat, korban pun akhirnya pingsan.

"Karena tidak kuat masuk ke kosnya, korban tidur di pinggir jalan. Nah kedua pelaku kebetulan lewat. Di sana pelaku R dan Z ambil tas korban berisi laptop dan dua handphone," kata Kadek.

Menurut Kadek, pelaku R dan Z awalnya berniat menolong korban AWT yang dalam kondisi pingsan. Namun karena korban terkapar, muncul niat jahat keduanya.

"Kedua pelaku R dan Z sudah coba bangunin korban. Tapi tidak bangun juga. Kedua pelaku akhirnya ambil tas korban dan bawa kabur," kata Kadek.

Tak hanya itu, usai berhasil mmebawa kabur barang-barang berharga milik korban, kedua pelaku R dan Z kemudian mengajak rekannya inisial RK yang kini berstatus DPO untuk mengambil motor korban merek Yamah Nmax.

"R dan Z ini kan cerita yang ambil barang korban saat pingsan. Sedangkan RK yang ambil motor korban," imbuh Kadek.

Singkat cerita, usai mengambil barang dan motor korban, kedua pelaku yakni R dan Z menggadaikan barang milik korban ke salah satu pegadaian di Kota Mataram senilai jutaan rupiah.

"Jadi setelah digadai akhirnya korban melaporkan kejadian itu. Benar barang korban ditemukan di pegadaian di wilayah Kecamatan Cakranegara," jelas Kadek.

Kini atas perbuatannya, kedua pelaku R dan Z dibekuk polisi. Pelaku R diringkus saat sedang berbelanja di salah satu warung di dekat rumahnya Gunungsari. Sedangkan Z dibekuk di rumahnya di Kecamatan Cakranegara Kota Mataram tanpa perlawanan.

"Untuk RK kita masih buru. Sedangkan Z kita tidak hadirkan karena merupakan pelaku anak," terang Kadek.

Selanjutnya, atas perbuatannya, selain ditetapkan sebagai tersangka, keduanya juga dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.



Simak Video "Viral Motor Diduga Hasil Curian Ditemukan di Pohon Bambu di Tangerang"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/hsa)