Pesta Sabu di Kos, Sejoli di Mataram Digerebek Polisi

Pesta Sabu di Kos, Sejoli di Mataram Digerebek Polisi

Ahmad Viqi - detikBali
Kamis, 22 Sep 2022 19:43 WIB
Dua sejoli dibekuk saat nyabu bareng di kos wilayah Kota Mataram, NTB, Kamis (22/9/2022).
Dua sejoli dibekuk saat nyabu bareng di kos wilayah Kota Mataram, NTB, Kamis (22/9/2022). Foto: Ahmad Viqi/detikBali
Mataram -

Pasangan sejoli insial ACP (35) dan DKP (36) dibekuk di sebuah kos-kosan di daerah Kelurahan Selagalas, Kota Mataram, NTB, setelah sempat pesta sabu-sabu. Penangkapan dilakukan Tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda NTB, Jumat (16/9/2022).

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriadi mengatakan, pelaku laki-laki DKP merupakan warga Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Sedangkan pelaku perempuan ACP merupakan warga Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

"Memang kos-kosan ACP ini untuk transaksi sabu. Jadi pada saat penggerebekan, pelaku inisial ACP ditangkap bersama DKP di lokasi," kata Deddy, Kamis (22/9/2022), di Mataram.


Dari hasil penggeledahan di lokasi, ditemukan sepuluh klip sabu seberat 5,02 gram yang disimpan di dalam lemari. "Kami masih pelajari fakta sebenarnya hubungan ACP dan DKP ini. Namun yang jelas bukan suami istri, mereka memiliki hubungan gelap," katanya.

Dari hasil penggeledahan petugas, ditemukan barang bukti satu unit handphone dan sabu siap edar. Kata Deddy, kedua pelaku sempat saling tuduh siapa pemilik sabu yang diamankan pihak kepolisian.

"ACP bilang sabu itu milik DKP, dan sebaliknya. Inilah yang kami lakukan pendalaman. Apa peran ACP dan DKP," kata Deddy.

Deddy mengatakan, kedua pasangan yang diamankan ini sebelumnya telah lama tinggal dan tidur bersama di kos-kosan milik ACP. "Mereka pacaran. Mereka sudah tinggal berdua selama tiga bulan di kosan ACP," kata Deddy.

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami dari mana asal muasal sabu yang diamankan dari tangan ACP dan DKP. Polisi juga masih berupaya melakukan pemeriksaan kepada kedua tersangka.

Kini pelaku ACP dan DKP diamankan dan ditetapkan tersangka dengan sangkaan pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 (2) undangan nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman 12 tahun penjara.



Simak Video "Perjalanan Panjang Amaq Sinta Melawan Begal"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)