detikBali

Siasat Pemerintah Tangani Kasus Langka Kucing Rabies Gigit 11 Warga Belu

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Siasat Pemerintah Tangani Kasus Langka Kucing Rabies Gigit 11 Warga Belu


Simon Selly - detikBali

Domestic feline outdoors on the ground
Ilustrasi kucing (Foto: Getty Images/iStockphoto/tracielouise)
Belu -

Kasus langka seekor kucing positif rabies menggigit 11 warga di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah menyiapkan langkah cepat penanganan kasus pertama tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi NTT drh. Melky Angsar menjelaskan, kasus ini merupakan kasus pertama yang terjadi di NTT.

"Kita sudah lakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Belu, dan hasil laboratorium yang dites otak positif rabies," ujar Melky, melalui sambungan telepon, Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, Dinas Peternakan NTT tidak memiliki data pasti untuk kucing liar yang berpotensi rabies.

"Populasi kucing tidak pernah dihitung karena, di NTT penularan 89 persen disebabkan anjing. Sisanya itu pada kucing dan monyet," jelas dia.

ADVERTISEMENT

Melky juga menjelaskan selama ini kasus rabies kerap ditularkan dari hewan anjing yang terjadi di NTT."Ini kejadian pertama kali di NTT. karena stok vaksin terbatas, kemarin kita lebih focus kepada anjing," tambahnya.

Lanjut Melky, usai dilakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu, petugas akan melakukan vaksinasi kepada warga di sekitar wilayah itu.

"Kita sudah koordinasi dengan dinas peternakan Kabupaten untuk segera dilakukan vaksinasi darurat. vaksinasi jug dilakukan untuk manusia di sekitar 6-7 dusun di situ faskes," tambahnya.

Untuk itu Melky berharap, masyarakat di NTT khususnya Kabupaten Belu agar tetap melakukan antisipasi dengan terus vaksin kepada hewan peliharaan.

"Untuk masyarakat, tolong supaya anjing dan kucing jangan dilepas. Masyarakat juga harus vaksin anjing-kucing dan monyet karena, pemerintah setiap tahunnya itu ada program vaksinasi secara gratis." imbuh dia.

Untuk diketahui, 11 warga di Kabupaten Belu, NTT telah digigit kucing yang ternyata positif rabies. Kasus gigitan oleh kucing ini merupakan kasus pertama yang terjadi di wilayah NTT.



(mud/mud)










Hide Ads