Jenazah I Gede Selamet dipulangkan ke rumah duka di Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, Jumat (2/10/2026). Selamet adalah sopir yang dibakar bosnya, I Putu Cahyadi Putra (37), lantaran tak membayar setoran.
Kepala Desa (Kades) Muncan, I Wayan Tunas, mengatakan jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 13.30 Wita setelah dititipkan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar, selama beberapa hari. Begitu tiba, jenazah langsung disemayamkan untuk mengikuti prosesi upacara.
"Rencananya besok, Sabtu (3/10/2026) akan dilaksanakan upacara penguburan di setra (kuburan) Desa Adat Muncan," kata Tunas, Jumat (2/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tunas mengatakan pihak keluarga sempat merencanakan prosesi ngaben untuk almarhum Selamet. Namun, rencana tersebut dibatalkan. Tunas belum mengetahui alasan pembatalan prosesi ngaben itu.
Sementara Cahyadi kini sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Karangasem untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia disangkakan Pasal 467 ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara.