Polisi membeberkan kronologi sopir bernama I Gede Selamet (21) yang dibakar oleh bosnya, I Putu Cahyadi Putra (37) di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Cahyadi ternyata sempat mencoba memadamkan api yang membakar anak buahnya itu.
"Saat melihat korban terbakar, pelaku mengaku sempat ikut membantu memadamkan api," kata Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, saat konferensi pers di kantornya, Jumat (2/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Santika menuturkan Cahyadi nekat membakar anak buahnya itu lantaran sudah 15 hari tidak membayar setoran. Cahyadi kemudian menghubungi Selamet untuk membayar setoran, tetapi korban mengaku belum memiliki uang. Pelaku kemudian marah lantaran korban sudah beberapa kali telat membayar setoran.
Cahyadi kemudian mendatangi rumah Selamet sembari membawa satu botol Pertalite. Sampai di rumah korban, Cahyadi menendang Selamet yang sedang tidur. Cahyadi kemudian menanyakan uang setoran, tetapi korban mengaku belum ada uang. Korban juga memperlihatkan sisa uang yang ada di dompetnya.
Pelaku kemudian langsung membuang uang tersebut hingga terjadi cekcok. Kondisi itu membuat Cahyadi makin emosi lalu memukul Selamet hingga terjatuh. Cahyadi lantas menyiram anak buahnya itu dengan Pertalite.
Cahyadi kemudian menyalakan korek api. Namun, korek api itu tak mau langsung menyala. Pelaku dua kali gagal menyalakan korek api itu. Korek api baru menyala saat dicoba kali tiga. Cahyadi yang masih marah langsung membakar tubuh Selamet. Api langsung membakar tubuh korban yang sebelumnya sudah tersiram Pertalite.
Selamet yang terbakar api langsung berlari. Cahyadi kala itu sempat ikut membantu warga memadamkan api yang membakar tubuh anak buahnya. Api berhasil dipadamkan dan Selamet langsung dilarikan ke Puskesmas Selat.
"Awalnya, berdasarkan pengakuan pelaku, ia hanya ingin menakut-nakuti korban, tetapi ternyata langsung dibakar. Seluruh barang bukti termasuk botol dan korek api sudah kami amankan," ujar Santika.
Sebagaimana diketahui, Selamet pada akhirnya meninggal akibat dibakar oleh Cahyadi. Selamet mengembuskan napas terkahirnya dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar.