Tiga anggota DPRD dan seorang dokter hewan di Dinas Peternakan Timor Tengah Utara (TTU) memenuhi panggilan pemeriksaan di Mapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/7/2026). Mereka ialah Therezius Lazakar (Golkar), Norbertus Tubani (PKB), Veronika Lake (PDIP), dan Maria Mathildis Sau.
Keempatnya merupakan terlapor yang diduga mengintimidasi dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga mengalami depresi dan mengakhiri hidupnya.
Pantauan detikBali, keempatnya tiba di Mapolda NTT sekitar pukul 10.40 Wita dengan didampingi tim kuasa hukum. Therezius Lazakar tampak mengenakan kemeja kuning kotak-kotak dan masker hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Therezius Lazakar saat tiba di Mapolda NTT. Foto: Yufengki Bria/detikBali |
Norbertus Tubani mengenakan kemeja biru navy, masker hitam, serta topi putih bergaris merah. Sementara Maria Mathildis Sau mengenakan kemeja abu-abu, masker hitam, dan menjinjing tas hitam.
Norbertus Tubani dan istrinya Maria Mathildis Sau saat tiba di Mapolda NTT. Foto: Yufengki Bria/detikBali |
Veronika Lake tampak mengenakan kemeja putih dan membawa tas hitam. Ia juga didampingi suaminya yang kompak mengenakan kemeja putih. Keempat terlapor tidak memberikan keterangan kepada awak media. Hingga kini, mereka masih menjalani pemeriksaan di Polda NTT.
Veronika Lake saat tiba di Mapolda NTT. Foto: Yufengki Bria/detikBali |
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT Kombes Nova Irone Surentu membenarkan pemeriksaan terhadap keempat terlapor. Namun, ia menyebut penanganan perkara tersebut berada di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT.
"Yang nanganinya ada di Krimum (Ditreskrimum). Kami hanya tangani pelapor dan perempuan saja atau keluarga korban," kata Nova, Selasa.
Pemeriksaan Sempat Ditunda
Sebelumnya, pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD dan seorang ASN Dinas Peternakan Timor Tengah Utara (TTU) tersebut sempat ditunda. Mereka adalah Therezius Lazakar (Golkar), Norbertus Tubani (PKB), Veronika Lake (PDIP), dan Maria Mathildis Sau. Keempatnya merupakan terlapor yang diduga mengintimidasi dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha.
"Hari ini seyogyanya kami lakukan pemeriksaan untuk para terlapor. Namun, hari ini mereka masih berhalangan hadir sehingga ditunda," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Sigit Haryono di Mapolda NTT, Senin (13/7/2026).
Sigit menjelaskan penundaan pemeriksaan dilakukan atas permintaan penasihat hukum para terlapor kepada Polda NTT dengan alasan kliennya berhalangan hadir. Pemeriksaan kemudian dijadwalkan ulang pada Selasa (14/7/2026).
"Harusnya sesuai panggilan penyidik, mereka dijadwalkan untuk dimintai keterangan hari ini, tapi ada permintaan dari kuasa hukum untuk ditunda ke besok," jelas Sigit.
Menurut Sigit, berdasarkan laporan keluarga Icha, terdapat empat orang terlapor. Karena itu, tim joint investigasi masih bekerja secara maraton untuk memeriksa sejumlah saksi.
"Semoga besok, beliau-beliau itu hadir di Mapolda NTT untuk dimintai keterangannya. Jadi semua saksi akan diperiksa di sini," pungkas Sigit.


