detikBali

Fakta Jelang Duel Prancis Vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Fakta Jelang Duel Prancis Vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026


Tim detikSport - detikBali

WASHINGTON, DC - DECEMBER 03: The FIFA World Cup Trophy is seen on stage at the Kennedy Center ahead of the FIFA World Cup 2026 Official Draw on December 03, 2025 in Washington, DC. (Photo by Michael Regan - FIFA/FIFA via Getty Images)
Ilustrasi trofi Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA via Getty Images/Michael Regan - FIFA)
Denpasar -

Fakta Jelang Duel Prancis Vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Prancis bakal menantang Spanyol dalam semifinal Piala Dunia 2026. Kedua tim terakhir bertemu di ajang sepakbola dunia itu pada 20 tahun silam. Simak fakta-fakta jelang duel Prancis vs Spanyol berikut ini!

Dilansir dari detikSport, Prancis melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 seusai membungkam Maroko dua gol tanpa balas. Sedangkan, Spanyol mesti menghadapi perlawanan keras Belgia sebelum menang tipis 2-1 pada babak perempatfinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, laga semifinal antara Prancis vs Spanyol akan digelar di AT&T Stadium, Arlington, pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Prancis dan Spanyol pertama dan terakhir kali bertemu saat babak 16 besar Piala Dunia 2006 Jerman.

ADVERTISEMENT

Kala itu, Spanyol awalnya unggul terlebih dahulu melalui gol penalti David Villa. Namun, Prancis sukses melancarkan comeback spektakuler, menyamakan kedudukan melalui Franck Ribery. Patrick Vieira dan Zinedine Zidane kemudian memastikan kemenangan 3-1 dan menyingkirkan skuad muda Spanyol.

Sementara jika merujuk pertandingan di semua ajang, Prancis dan Spanyol sudah bertemu sebanyak 38 kali. Spanyol mencatatkan 18 kemenangan, Prancis 13 kali menang, dan tujuh laga berakhir imbang.

Pertemuan resmi terakhir Prancis dan Spanyol terjadi saat semifinal UEFA Nations League pada 5 Juni 2025. Dalam ajang itu, Spanyol menang tipis 5-4 di Mercedes-Benz Arena di Stuttgart.

Sosok Wasit di Laga Prancis Vs Spanyol

Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol akan dipimpin oleh wasit Ivan Barton. Dia adalah wasit yang pernah menggunakan 'Prestianni Law' untuk mengusir pemain Paraguay Miguel Almiron.

Laga Prancis vs Spanyol menjadi pertandingan Piala Dunia 2026 keempat yang dipimpin juru adil asal El Salvador itu. Barton sendiri sebelumnya mencatat sejarah saat memimpin laga Turki vs Paraguay.

Wasit internasional FIFA sejak 2018 ini menjadi yang pertama mengusir pemain karena menutup mulut saat berbicara kepada lawan. Miguel Almiron yang diusir Barton setelah kedapatan berbicara sambil menutup mulut kepada bek Turki Mert Muldur, menyusul terjadinya pelanggaran di tengah lapangan.

Pelanggaran yang dikenakan pemain Paraguay itu yakni 'Prestianni Law'. Adapun, Prestianni Law merujuk pada kasus dugaan rasisme yang dilontarkan pemain Benfica Gianluca Prestianni kepada Vinicius Junior di laga playoff Liga Champions. Pemain asal Argentina itu dituduh mengejek Vinicius dengan sebutan monyet sambil menutup mulutnya.

Sejauh ini, sudah ada dua pemain yang mendapat kartu merah karena melanggar Prestianni Law di Piala Dunia 2026. Selain Miguel Almiron, ada pula nama Piero Hincapie dari Ekuador yang diusir karena alasan sama saat menghadapi Meksiko pada babak 32 besar.

Prediksi Opta: Prancis Kandidat Kuat Juara

Empat tim tersisa menghadapi babak semifinal Piala Dunia 2026, yakni Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina. Keempatnya masih berpeluang mengangkat trofi juara dunia.

Menurut prediksi supercomputer Opta, Prancis masih menjadi kandidat terkuat untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Les Bleus memiliki peluang juara sebesar 33,81 persen, tertinggi di antara empat semifinalis. Prancis juga diprediksi memiliki peluang 57,44 persen untuk lolos ke final.

Di bawah Prancis ada Spanyol. La Furia Roja disebut memiliki peluang juara sebesar 24,16 persen. Kesempatan mencapai final mencapai 42,56 persen.

Sementara itu, urutan ketiga dalam prediksi Opta tersebut ditempati Inggris. The Three Lions memiliki peluang 21,97 persen menjadi juara dunia dan 51,27 persen untuk lolos ke final.

Di sisi lain, juara bertahan Argentina justru ditempatkan di posisi terakhir dari empat semifinalis. Lionel Messi dkk diprediksi hanya memiliki peluang 20,06 persen menjadi juara meski kans mereka menembus final masih cukup besar, yakni 48,73 persen.

Prediksi tersebut muncul setelah seluruh laga perempatfinal rampung. Prancis lolos seusai mengalahkan Maroko 2-0, Spanyol menyingkirkan Belgia 2-1, Inggris mengalahkan Norwegia 2-1 lewat perpanjangan waktu, hingga Argentina menundukkan Swiss 3-1 setelah extra time.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)











Hide Ads