detikBali

Polisi Ringkus 34 Tersangka dari 28 Kasus Pencurian di Denpasar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Polisi Ringkus 34 Tersangka dari 28 Kasus Pencurian di Denpasar


Wibhi Leksono - detikBali

Sejumlah barang bukti motor curian dalam gelar kasus di Mapolresta Denpasar, Senin (25/5/2026).
Foto: Sejumlah barang bukti motor curian dalam gelar kasus di Mapolresta Denpasar, Senin (25/5/2026). (Wibhi Leksono/detikBali)
Denpasar -

Polresta Denpasar bersama jajaran polsek-polsek mengungkap 28 kasus pencurian selama periode April hingga Mei 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 34 tersangka yang terdiri dari 33 laki-laki dan satu perempuan.

Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo D. Simatupang menyampaikan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja Unit Reaksi Cepat yang dibentuk khusus untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Denpasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Personel yang kami libatkan sebanyak 90 orang dari Satreskrim dan jajaran Polsek untuk melakukan tindakan pencegahan sekaligus penegakan hukum terhadap kasus 4C," ujarnya.

Adapun rincian kasus yang berhasil diungkap meliputi 12 kasus curanmor dengan barang bukti 17 unit sepeda motor, enam kasus pencurian dengan pemberatan (curat), satu kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan sembilan kasus pencurian biasa.

ADVERTISEMENT

Selain mengamankan kendaraan hasil curian, polisi juga menyita uang tunai dengan berbagai pecahan serta rekening bank milik tersangka.

Leonardo menambahkan dari seluruh tersangka yang diamankan, salah satunya merupakan residivis kasus curanmor di wilayah Denpasar Barat.
Sementara itu, 17 unit sepeda motor hasil sitaan akan dikembalikan kepada pemilik sah yang dapat menunjukkan dokumen kepemilikan kendaraan.

"Kami persilakan masyarakat mengambil kendaraan tersebut dan tidak dipungut biaya apa pun," tegasnya.

Polresta Denpasar juga mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi melalui layanan darurat 110 guna mempercepat penanganan tindak kriminalitas.




(hsa/hsa)










Hide Ads