detikBali

Siswi Dompu yang Disekap-Diperkosa Kenalan WhatsApp Sempat Dilaporkan Hilang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Siswi Dompu yang Disekap-Diperkosa Kenalan WhatsApp Sempat Dilaporkan Hilang


Sui Suadnyana, Faruk - detikBali

ilustrasi pemerkosaan
Foto: Ilustrasi penyekapan/pemerkosaan. (Luthfy Syahban/detikcom)
Dompu -

NM (14), siswi kelas IX sekolah menengah pertama (SMP) di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang diculik, disekap, dan diperkosa oleh pria kenalannya dari WhatsApp pernah dilaporkan hilang oleh keluarganya. NM dilaporkan hilang ke Polsek Kempo.

NM dilaporkan hilang sejak Jumat (10/4/2026) siang. Ia saat itu tak kunjung pulang ke rumah hingga malam hari seusai pulang sekolah. Berita kehilangan NM juga disebarkan ke berbagai media sosial (medsos) dengan harapan cepat ditemukan.

"Pada hari Jumat korban tak pulang sampai malam sehingga keluarga langsung melaporkan ke polsek," kata penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Rakyat (LERA),Firmansyah, kepada detikBali Kamis (23/22/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Firman mengatakan keluarga telah berusaha mencari NM selama dinyatakan hilang. Di tengah proses pencarian, keluarga korban mendapatkan informasi bahwa NM pernah dijemput oleh pria yang diduga merupakan warga desa dari kecamatan yang sama.

ADVERTISEMENT

Pada akhirnya, lanjut Firman, tepatnya pada Senin (20/4/2026) pagi, keluarga korban mengetahui pelaku tinggal di sebuah rumah kosong di dekat sawah. Keluarga dan warga pun menggerebek rumah itu dan menemukan NM yang tengah bersembunyi di dalam lemari.

"Keluarga berhasil menemukan korban di rumah pelaku. Sayangnya, saat itu pelaku berhasil kabur," jelas Firman.

Aktifis LSM LERA yang konsen pada gerakan perlindungan perempuan dan anak ini mengaku akan ikut mendampingi korban hingga NM mendapatkan keadilan atas yang dialaminya.

"Hari ini kami telah membantu korban mengajukan pengaduan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP PA) agar mendapatkan perlindungan baik mental maupun pada proses hukumnya," ujar Firman.

Kapolsek Kempo, Iptu Agustamin, membenarkan adanya laporan kehilangan seorang anak perempuan berumur 14 tahun.

"Iya benar, ada anak yang dilaporkan hilang selama 10 hari. Kemudian, ditemukan di dalam sebuah rumah," tutur Agustamin.



(hsa/hsa)









Hide Ads