Kasus pembakaran dua pria di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Jumat (10/4/2026) dini hari, menyisakan rangkaian fakta mengerikan. Dari ajakan duel lewat video call (VC) saat mabuk, pengeroyokan brutal, hingga korban dibakar dalam kondisi masih hidup.
Polisi telah menangkap lima pelaku dalam waktu kurang dari 10 jam setelah kejadian.
Berawal dari Ajakan Duel via Video Call
Peristiwa bermula saat korban ER (30) dan HA (29) bersama rekannya Budi mengonsumsi minuman keras di kawasan Dermaga Pelabuhan Benoa.
Dalam kondisi mabuk, ER melakukan panggilan video kepada salah satu pelaku, IS, dan diduga mengajak berkelahi sekaligus mengancam akan membunuh.
"Tepatnya dipukul kurang lebih pukul 03.00 dini hari, korban mengajak para pelaku untuk berantem lewat video call dalam pengaruh minuman beralkohol," ujar Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra, Jumat (10/4/2026).
Pengeroyokan di Depan Restoran
Setelah saling tantang, korban mendatangi lokasi pertemuan di depan restoran Tuna Sirip Biru.
Lima pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang. Korban dipukul menggunakan balok kayu dan batu, serta ditendang berulang kali.
"Saksi bersama dua korban langsung dipukul dan dikeroyok. Saksi kemudian melarikan diri dan bersembunyi di belakang restoran," kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Simak Video "Video Kepergok Angkut Sapi Curian, Truk di Probolinggo Dibakar Massa"
(dpw/dpw)