detikBali

Pekerja MBG, Honorer Pemerintahan hingga PPAT Ditangkap gegara Narkoba

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pekerja MBG, Honorer Pemerintahan hingga PPAT Ditangkap gegara Narkoba


Sui Suadnyana, Abdurrasyid Efendi - detikBali

Sejumlah pelaku narkoba ditangkap polisi di Lingkungan Sukaraja Timur, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Mataram, Selasa (7/4/2026). (Dok. Polresta Mataram)
Foto: Sejumlah pelaku narkoba ditangkap polisi di Lingkungan Sukaraja Timur, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Mataram, Selasa (7/4/2026). (Dok. Polresta Mataram)
Mataram -

Pekerja program Makan Bergizi Gratis, honorer Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mataram dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB, serta pekerja di pejabat pembuat akta tanah (PPAT) ditangkap Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram. Mereka ditangkap terkait kasus narkoba.

"Ada yang masih honorer, ada sebagai pegawai kontrak, relawan MBG, ada juga yang bekerja di PPAT, tetapi bukan pegawai tetap," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total pelaku yang ditangkap berjumlah sembilan orang. Delapan di antaranya inisial SA (48), FA (39), SAM (41), RI (28), DT (29), AS (29), JH (33), RA (29), adalah warga Mataram. Satu lagi inisial FE (37) merupakan warga Desa Sering, Kecamatan Kerato, Sumbawa, NTB.

Sembilan orang itu ditangkap di sebuah rumah Lingkungan Sukaraja Timur, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Mataram, Selasa (7/4/2026). "Rumah itu miliknya yang inisial SA," terang Suputra.

ADVERTISEMENT

"Ada yang mengedarkan, membantu menjual dan murni pembeli. FA pemilik barang. SA selaku pemilik rumah membantu FA menjualkan sabu. Kalau yang lain, dia ke situ pembeli. Mereka pemakai, termasuk para pegawai tersebut," jelas Suputra.

Saat penggeledahan, petugas menyita sabu dengan berat 5,97 gram bruto, uang tunai Rp 5 juta, handphone (hp), alat isap sabu, timbangan digital, dan klip kosong. "Uang itu, kami duga hasil menjual narkotika," kata Suputra.

Sembilan pelaku narkoba yang ditangkap telah ditahan di Polresta Mataram dan tengah menjalani pemeriksaan. "Kami masih melakukan pengembangan," unglap Suputra.



(dpw/dpw)









Hide Ads