Sebuah video berdurasi 1 menit 1 detik menunjukkan seorang pria berseragam perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) atau Kera Sakti, dipukul oleh seniornya dengan kayu. Video tak manusiawi itu viral di media sosial (medsos).
Dalam video tersebut, tampak korban yang rambutnya plontos itu dihajar berulang kali di bagian badan dan kepalanya oleh dua orang pria yang diduga senior. Korban yang merasa kesakitan mencoba berteriak dan menghindar dari penyiksaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dua pria tersebut terus mengikutinya dengan melayangkan pukulan dengan kayu terus-menerus. Selain dipukul dengan kayu, korban juga ditendang di bagian belakang, perut dan kakinya.
"Apa, apa? Woi sini, sini. Kau mau lari? Mau lanjut lagi?," teriak dua pria tersebut sembari melayangkan pukulan berulang kali dalam video tersebut yang dilihat detikBali, Rabu (1/4/2026).
Informasi yang dihimpun detikBali, penganiayan brutal itu terjadi saat korban bersama sejumlah temannya sedang mengikuti ujian kenaikan tingkat II. Dalam ujian tersebut, bertujuan untuk mencetak pendekar dengan sabuk merah yang melibatkan pengujian fisik, mental, materi jurus tangan kosong dan senjata tajam.
Namun, lokasi, waktu dan hari kejadian belum diketahui. Tetapi, dalam rekaman video tersebut lokasinya berada di sebuah rawa-rawa yang terletak di dalam hutan. Informasi lainnya menyebutkan kejadian tersebut diduga di Kabupaten Kupang dan Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Itu kemungkinan di Kabupaten Kupang atau Malaka," kata salah satu sumber kepada detikBali.
Hingga saat ini, pengurus IKSPI NTT belum berhasil dikonfirmasi.
(hsa/hsa)










































