detikBali

67 Kg Narkoba Gagal Masuk Bali-Nusra Sepanjang 2025

Terpopuler Koleksi Pilihan

67 Kg Narkoba Gagal Masuk Bali-Nusra Sepanjang 2025


Fabiola Dianira - detikBali

Kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusra, R. Fajar Donny Tjahjadi, saat ditemui di Kanwil DJBC Bali. NTB. dan NTT. Selasa (13/1/2026) (Fabiola Dianira).
Foto: Kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusra, R. Fajar Donny Tjahjadi, saat ditemui di Kanwil DJBC Bali. NTB. dan NTT. Selasa (13/1/2026) (Fabiola Dianira).
Denpasar -

Bea Cukai Bali Nusra berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dengan total barang bukti mencapai 67,6 kilogram (kg) sepanjang 2025 dan total 187 kali penindakan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 172 kali penindakan.

"Untuk penindakan narkotika di tahun 2025 ini, kemarin kami bisa melakukan penindakan sebanyak 187 kali dengan berat 67.671 gram," ujar Kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusra, R. Fajar Donny Tjahjadi, Selasa (13/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan dari total penindakan tersebut, diperkirakan 244.000 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika.

"Lalu, kalau ini lolos, maka negara akan rugi dengan mengeluarkan biaya rehabilitasi dengan potensi penghematannya Rp 217 miliar," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Penindakan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) pada 2025 paling banyak dilakukan melalui barang bawaan penumpang di terminal kedatangan. Selain itu, Bea Cukai juga menemukan peredaran narkotika melalui jasa ekspedisi, dengan barang bukti dari berbagai golongan narkotika.

Adapun lima besar barang bukti narkotika yang berhasil diamankan Bea Cukai Bali Nusra sepanjang 2025 meliputi Sabu 35,79 kg, Ganja/THC 17,57 kg, Kokain 9,61 kg, Ekstasi 2,16 kg, dan 4-CMC (Klefedron) 2,12 kg.

Fajar menilai Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan wilayah strategis yang rawan menjadi sasaran peredaran narkotika. Sebagai daerah tujuan wisata, kawasan ini setiap tahunnya dikunjungi oleh banyak wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

Ke depannya, dalam upaya pemberantasan narkotika, Bea Cukai Bali Nusra akan terus memperkuat kerja sama dan koordinasi dengan pihak-pihak lain.

"Kami juga terus melakukan kerjasama, koordinasi dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi Bali, kemudian juga dengan teman-teman polda, polres, khususnya di Sat Narkoba," pungkasnya.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads
LIVE