Tersangka Korupsi LPD Ambengan Badung Dilimpahkan ke Jaksa

Tersangka Korupsi LPD Ambengan Badung Dilimpahkan ke Jaksa

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Rabu, 19 Okt 2022 17:41 WIB
Tersangka kasus korupsi LPD Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Ida Ayu Nyoman Kartini dilimpahkan ke JPU Kejari Badung. (Dok. Kejari Badung)
Tersangka kasus korupsi LPD Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Ida Ayu Nyoman Kartini dilimpahkan ke JPU Kejari Badung. (Dok. Kejari Badung)
Denpasar -

Tersangka kasus korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali bernama Ida Ayu Nyoman Kartini (47) dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tersangka bersama barang bukti diserahkan oleh penyidik Satreskrim Polres Badung ke JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung.

"Penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II) terhadap perkara sebagaimana tersebut diatas dilakukan oleh penyidik dari Kepolisian Resor Badung kepada Penuntut Umum yang terdaftar dalam surat perintah penunjukan JPU untuk penyelesaian perkara tindak pidana (P-16A)," kata Kajari Badung Imran Yusuf dalam keterangannya kepada detikBali, Rabu (19/10/2022).

Setelah pelimpahan tersebut, maka JPU melakukan penahanan terhadap tersangka. Tersangka ditahan selama 20 hari terhitung mulai 18 Oktober sampai 6 November 2022.


Imran menjelaskan, Ida Ayu Nyoman Kartini menjadi tersangka karena diduga melakukan tindak pidana korupsi berupa penggunaan dana LPD Desa Adat Ambengan untuk kepentingan pribadi. Korupsi dilakukan pada 2011 sampai 2018 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 1.954.769.383,20.

Atas perbuatannya itu, Ida Ayu Nyoman Kartini disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, dan ayat (2) subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, dan ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun aturan tersebut sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Untuk diketahui, tersangka Ida Ayu Nyoman Kartini menjabat sebagai Ketua LPD Desa Adat Ambengan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Badung sesuai dengan surat ketetapan nomor S.TAP/75/X/RES.3.4./2021/SATRESKRIM tanggal 25 Oktober 2021.

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal (KasatReskrim) Polres BadungAKP I PutuIka PrabawaKartima Utama mengatakan, modus operandi yang dilakukan oleh tersangka yakni melakukan pelunasan utang atas pinjaman pribadi pengurus LPD Desa Adat Ambengan di lembaga keuangan lain. Pelunasan utang itu dilakukan dengan membebankan keuangan LPD Desa Adat Ambengan.

Selain itu, tersangka disebut menggunakan dana kas LPD Desa Adat Ambengan, menerima dana simpanan berjangka (deposito) nasabah namun tidak disetor ke kas LPD Desa Adat Ambengan dan uang pelunasan atas pinjaman dan bunga pinjaman yang diberikan oleh nasabah tidak disetor ke kas LPD Desa Adat Ambengan. Tersangka juga membuat laporan laba LPD Desa Adat Ambengan semu atau seolah-olah sehat dari 2011 hingga 2016.

"Motif (tersangka melakukan perbuatan itu untuk) mendapat keuntungan yang digunakan untuk keperluan pribadi," jelas Ika Prabawa kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).



Simak Video "Penampakan Barbuk dari Penangkapan Sindikat Pengedar Uang Palsu di Badung"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/hsa)