Kepergok Masuk Rumah Warga di Gianyar, Pria Situbondo Nyaris Dimassa

Kepergok Masuk Rumah Warga di Gianyar, Pria Situbondo Nyaris Dimassa

Tim detikBali - detikBali
Sabtu, 01 Okt 2022 10:24 WIB
Abdul Wahid saat diamankan polisi usai kepergok masuk pekarangan warga di Gianyar
Abdul Wahid saat diamankan polisi usai kepergok masuk pekarangan warga di Gianyar. (Foto: Dok.Polsek Tegallalang)
Gianyar -

Nyaris nahas dialami Abdul Wahid (35). Pria asal Situbondo, Jawa Timur ini nyaris dimassa setelah kepergok mencuri di rumah warga di lingkungan Banjar Tengah, Kecamatan Tegalalang, Gianyar.

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Sudita membenarkan penangkapan terhadap Abdul Wahid.

Dijelaskan, kronologi hingga Abdul ditangkap, berawal saat pemilik rumah yakni Saksi I Wayan Rauh terbangun untuk menutup pintu pagar, Jumat (30/9/2022) dini hari.


Saat hendak mematikan lampu sambil mengantar istrinya buang air toilet, saksi melihat seseorang dengan samar-samar mengendap masuk ke Bale Delod.

Spontan, saksi langsung berteriak. Sementara pelaku yang mendengar teriakan saksi korban langsung bergegas kabur dengan cara melompat tembok menuju ke arah utara.

"Dia sempat kabur dengan melompat tembok, tapi ketahuan lagi oleh warga dan diamankan,"ungkap AKP I Ketut Sudita.

Sempat mengundang perhatian warga setempat, massa makin geram saat pelaku terus berbelit ketika ditanya dan melaporkan ke polisi.

"Setelah terima laporan, saat itu juga Pak Kanit Reskrim (Ipda Kadek Putra) dan anggota ke TKP di bengkel las tempat pelaku bekerja,"jelas AKP Sudita.

Selanjutnya, usai tiba di lokasi, polisi kemudian melakukan penggeledahan di kamar pelaku.

Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti diantaranya 2 (dua) handphone merk Oppo dan Xiaomi, sepasang sepatu warna hitam merek Thomas, 11 bungkus rokok, tas pinggang warna hitam, dan uang tunai Rp 1,2 juta.

"Kami langsung interogasi dan barang bukti itu diakui pelaku diperoleh dari mencuri,"ungkap AKP Sudita.

Sesuai pengakuan pelaku, barang bukti dicuri di dua TKP berbeda. Yakni di rumah korban Pande Wayan Widiantara warga setempat, dan di warung Marsila milik saksi korban Ni Made Marsi di Banjar Tengah Tegallalang, pada Minggu (25/9/2022) dini hari sekitar pukul 02.00.

Selanjutnya, untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan dan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi langsung membawa Abdul ke Mapolsek Tegallalang, Gianyar.

"Pengakuan sementara, dia (pelaku) mencuri karena untuk biaya hidup,"tukas Sudita.



Simak Video "Rekaman CCTV Motor Ojol di Cakung Dibawa Kabur Maling saat Salat Magrib"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/nor)