Pura-pura Bertamu, Wanita di Badung Gasak Emas Senilai Rp 17 Juta

Pura-pura Bertamu, Wanita di Badung Gasak Emas Senilai Rp 17 Juta

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Senin, 12 Sep 2022 22:23 WIB
Wanita bernama Ni Wayan Rika Yuniantari diamankan polisi usai nekat menggasak perhiasan emas milik temannya senilai Rp 17 juta.
Foto: Wanita bernama Ni Wayan Rika Yuniantari diamankan polisi usai nekat menggasak perhiasan emas milik temannya senilai Rp 17 juta. (Dok. Polres Badung)
Badung -

Seorang wanita di Kabupaten Badung, Bali bernama Ni Wayan Rika Yuniantari (25) nekat menggasak perhiasan emas milik temannya senilai Rp 17 juta. Pencurian tersebut ia lakukan dengan berpura-pura bertamu ke kos temannya.

"Modus operandinya, datang bertamu dengan pura-pura menanyakan harga lemari sambil membuka pintu lemari," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Ketut Sudana dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (12/9/2022).

Peristiwa pencurian tersebut terjadi di rumah kost kamar nomor 6, Jalan Perumahan Dalung Permai Blok WW Nomor 28, Banjar Tegal Sari, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Minggu, 11 September 2022 sekitar pukul 09.20 WITA. Korban pencurian bernama Made Ariadi (28).


Sudana menuturkan, korban awalnya sedang berada di rumah kos tempat tinggalnya pada tanggal 11 September 2022 sekira pukul 09.00 WITA. Saat itu datang seorang perempuan bernama Rika yang merupakan teman istri korban.

Korban kemudian pergi bekerja. Sementara perempuan pencuri asal Banjar Selemadeg Bale Agung, Desa Selemadeg, Kecamatan. Selemadeg, Kabupaten Tabanan tersebut masih bersama istri korban berada di kos.

Namun ketika korban sedang bekerja tiba-tiba dihubungi lewat sambungan telepon oleh istrinya. Istri korban mengatakan bahwa emas yang tersimpan di laci-laci dalam lemari telah hilang.

Mendapatkan informasi itu, korban kemudian pulang ke kos. Setelah sampai di kos, korban mencoba mencari emas tersebut di dalam lemari, namun tidak ada.

"Menurut keterangan istri pelapor bahwa pelaku telah pergi ketika pelapor sedang bekerja," terang Sudana.

Adapun berbagai perhiasan emas yang hilang yakni dua buah gelang tangan emas, satu buah gelang kaki emas, dua buah cincin emas, satu.pasang anting emas dan satu liontin emas. Total kerugian yang dialami oleh korban sebesar kurang lebih Rp 17 juta.

Korban kemudian melaporkan kehilangan emasnya tersebut ke polisi. Berdasarkan laporan korban, tim Opsnal Polsek Kuta Utara menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi lalu mendapatkan informasi bahwa diduga pelaku pencurian tersebut adalah teman lama dari istri pelapor.

Tim Opsnal Polsek Kuta Utara kemudian langsung bergerak menuju tempat tinggal korban untuk berkoordinasi dan memancing terduga pelaku untuk datang ke kos korban. Terduga pelaku kemudian datang ke tempat tinggal korban.

Sesampainya di kos korban, terduga pelaku kemudian diinterogasi oleh tim Opsnal Polsek Kuta Utara. Perempuan itu akhirnya mengakui perbuatannya. Ia lalu menunjukkan tempat menggadaikan barang-barang emas yang sebelumnya dicuri.

Setelah itu, polisi lalu mengamankan perempuan tersebut ke Polsek Kuta Utara untuk dimintai keterangan. Polisi juga berhasil mengamankan berbagai barang perhiasan yang dicuri yakni berupa dua buah gelang tangan emas, satu buah gelang kaki emas, dua buah cincin emas, satu.pasang anting emas dan satu liontin emas.

Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal selama tujuh tahun penjara.



Simak Video "Penampakan Barbuk dari Penangkapan Sindikat Pengedar Uang Palsu di Badung"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)