Pria Ngamuk-Tusuk Pemotor di Kuta Utara Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Jumat, 02 Sep 2022 14:45 WIB
Sebelum ngamuk dan menusuk korban, pria bernama Putu Trisna Wibawa (23) asal Banjar Jaba Tengah, Kelurahan Kepaon, Kecamatan Denpasar Selatan, itu sempat mengalami kecelakaan akibat kurang berhati-hati mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 2013 QN.
Pria bernama Putu Trisna Wibawa, yang mengamuk dan membawa senjata tajam di Simpang Semer, Kuta Utara, dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali. (Foto: Istimewa)
Denpasar -

Pria bernama Putu Trisna Wibawa (23), yang mengamuk dengan membawa senjata tajam (sajam) di Simpang Semer, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali.

Putu Trisna dikirim ke RSJ Provinsi Bali di Kabupaten Bangli karena diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Ia dikirim ke RSJ pada Jumat, 1 September 2022.

"Kemarin sih pelakunya sudah dibawa ke rumah sakit kemarin, di rumah sakit jiwa," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Ketut Sudana saat dihubungi detikBali, Jumat (2/9/2022).


Sudana mengatakan, pihaknya belum tahu perkembangan pria tersebut di RSJ Provinsi Bali. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari RSJ Provinsi Bali.

"Masih tinggal di sana, kan belum ada hasilnya. Dibawa ke sana ya sudah ditinggal sama polisinya. Nanti kan dari rumah sakit yang memberikan hasil kalau dia itu memang sakit atau bagaimana," jelas Sudana.

Nantinya, proses hukum akan dilanjutkan bila yang bersangkutan tidak terbukti sebagai ODGJ. Karena itu, pembuktian yang bersangkutan sebagai ODGJ atau bukan diperlukan untuk penentuan proses hukum.

"Nanti kita tunggu hasil dari rumah sakit. Kalau dia memang tidak ada sakit jiwa ya proses sesuai dengan hukum," jelas Sudana.

"Yang menentukan buduh, secara hukum itu kan harus pihak yang berwenang, harus rumah sakit yang buatkan. Kalau kita kan enggak bisa," sambungnya.

Sudana menambahkan, pria tersebut juga belum diperiksa secara mendalam usai ditangkap oleh pihak Polsek Kuta Utara. Sebab pria tersebut tingkahnya seperti ODGJ.

"Kemarin belum bisa diperiksa, belum bisa dimintai keterangan. Nggak bisa ngambil keterangan kalau sudah begitu. Harus ada keterangan dari dokter," ungkap Sudana.

Untuk diketahui, insiden pria berpakaian adat ngamuk dan membawa senjata tajam di Simpang Semer, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Kamis (1/9/2022) diawali dengan insiden kecelakaan.

Dalam video yang viral di media sosial, pelaku mengendarai sepeda motor dengan tangan kiri memegang stang dan tangan kanan memegang ponsel. Lantaran tidak sempat mengerem, pelaku langsung menabrak pengendara sepeda motor yang datang dari arah barat. Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka ringan pada kaki.

Korban juga sempat meminta maaf saat kejadian, namun pelaku justru tidak terima dan marah-marah. Pelaku kemudian mengamuk dan mengeluarkan sebilah pisau yang dibawa di pinggangnya. Ia bahkan melakukan pengancaman terhadap orang-orang yang melintas. Sementara itu, korban juga mengalami luka tusuk pada bahu kanan dan mengalami sesak nafas.



Simak Video "ODGJ Bawa Motor Tabrak Orang Lalu Ngamuk, Pemotor Lain Ditusuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)