Residivis Ditangkap Polisi gegara Jambret HP WN India di Kuta

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Minggu, 26 Jun 2022 14:27 WIB
Residivis asal Banjar Batu Gede Mendem Kelod, Desa Adat Muntigunung, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, bernama I Wayan Gondok (26), ditangkap polisi lantaran menjambret HP milik WN India di Kuta, Badung.
Residivis asal Banjar Batu Gede Mendem Kelod, Desa Adat Muntigunung, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, bernama I Wayan Gondok (26), ditangkap polisi lantaran menjambret HP milik warga WN India di Kuta, Badung. Foto: Polresta Denpasar
Denpasar -

Seorang residivis asal Banjar Batu Gede Mendem Kelod, Desa Adat Muntigunung, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, bernama I Wayan Gondok (26), kembali ditangkap polisi. Pria tersebut ditangkap lantaran menjambret handphone (HP) milik warga negara (WN) India.

"Pelaku mengakui telah melakukan pencurian atau jambret tersebut. Pelaku sebelumnya pernah ditahan di LP kerobokan karena kasus pencurian/jambret, menjalani hukuman di LP Kerobokan dengan vonis dua tahun," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (26/6/2022).

Sukadi mengatakan, peristiwa penjambretan itu terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Gang Jangkong Sari, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung pada Jumat (24/6/2022) sekitar pukul 18.15 Wita. Adapun korbannya adalah Lalith Kumar Daga Chhagan Lal (37).


Awalnya korban keluar dari Hotel Legian Paradiso menuju Mall Bali Galeria dengan mengendarai sepeda motor sekitar pukul 17.30 Wita. Saat itu korban bersama suaminya salah jalan sehingga masuk ke sebuah gang kecil, yakni Gang Jangkong Sari di Jalan Bypass Ngurah Rai.

Korban kemudian menggunakan Google Maps guna mencari arah jalan menuju Mall Bali Galeria menggunakan HP suaminya. Namun beberapa saat kemudian, datang sebuah motor yang dikendarai seorang laki-laki dari arah belakang langsung mengambil HP yang dipegang WN India tersebut. HP tersebut langsung dibawa kabur pelaku.

Korban bersama suaminya sempat berupaya mengejar pelaku. Sayangnya mereka kehilangan jejak. Adapun HP yang hilang yakni merek Iphone 11 warna hitam. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 9,5 juta.

Setelah mengalami peristiwa penjambretan, korban kemudian melapor ke Polsek Kuta. Polisi menerima laporan korban dengan nomor registrasi LP-B/72/VI/ 2022.SPKT.UNIT RESKRIM POLSEK KUTA/ POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI, tertanggal 24 Juni 2022.

Sukadi menuturkan, polisi yang saat itu melakukan atensi di wilayah seputaran Jalan Raya Kuta, Kabupaten Badung, mendapat informasi tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mencari informasi dan saksi-saksi sekitar TKP.

Saat melintas di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, polisi melihat ciri-ciri pelaku yang disebutkan korban. Polisi kemudian melakukan pengejaran dan akhirnya pelaku terjatuh saat dikejar.

Kemudian, polisi langsung mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polsek Kuta. Adapun barang bukti yang diamankan, yakni satu buah HP merek iPhone 11 warna hitam dan sepeda motor merek Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi DK-2142-ACE.

"Tim melakukan pengejaran, tepat di depan Indomaret sebelah timur RS BIMC pelaku terjatuh. Kemudian pelaku dapat diamankan beserta barang bukti satu buah HP iPhone 11 warna hitam," terang Sukadi.

Foto: Residivis asal Banjar Batu Gede Mendem Kelod, Desa Adat Muntigunung, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali bernama I Wayan Gondok (26) ditangkap oleh polisi lantaran menjambret HP milik warga WN India. (Dok. Polresta Denpasar)



Simak Video "Gegara Narkoba, Pria Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)