Sempat Cekcok Terkait Uang, Wanita di Karangasem Gantung Diri

Selamat Juniasa - detikBali
Sabtu, 14 Mei 2022 07:29 WIB
Ilustrasi
ilustrasi. (Foto: Dok.Detikcom)
Karangasem -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Diduga cekcok dengan suami gara-gara uang Rp 23 Juta, Ni Nengah S (52) asal Banjar Dinas Pule, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem tega mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali plastik di kusen rumahnya pada Jumat (13/5/2022).

Rencananya uang sebesar Rp 23 Juta tersebut akan digunakan untuk biaya upacara ngaben kedua mertua pelaku bunuh diri. Tapi diantara suami-istri ini tidak menemukan kesepakatan terkait uang tersebut.


Karena tidak menemukan kesepakatan, mendiang akhirnya cekcok dengan suaminya hingga marah-marah ke suaminya sampai merusak perabotan rumah hingga hancur kemudian juga sempat meninggalkan rumah, dan suaminya juga ikut pergi.

Kemudian, saat suami mendiang pulang, tidak menemukan Ni Nengah S ada di rumah. Karena khawatir suami mendiang akhirnya mencari Ni Nengah S ke rumah orang tuanya, namun tetap tidak ditemukan.

Saat kembali pulang, sang suami kaget karena mendapati istrinya sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali plastik di kusen rumahnya. Saat ditemukan pertama kali Ni Nengah S sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolsek Rendang Kompol I Gede Made Punia saat dihubungi, Sabtu (14/5/2022) mengatakan pelaku bunuh diri diduga tega mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, gara-gara cekcok dengan suaminya terkait permasalahan uang Rp 23 Juta yang nantinya akan digunakan untuk biaya ngaben kedua mertuanya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis tidak ada ditemukan adanya unsur kekerasan dalam tubuh pelaku, sehingga bisa dipastikan mendiang meninggal dunia murni karena gantung diri.

"Akibat kejadian tersebut pihak keluarga korban (mendiang red) mengaku sudah mengikhlaskan kepergian korban (mendiang red) dan menolak untuk dilakukan autopsi," kata Kompol Punia.



Simak Video "Dramatis! Evakuasi ABG Panjat Tiang Sutet Diduga Hendak Bunuh Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)