detikBali

Megaproyek PPN Pengambengan Rp 1,2 Triliun Grounbreaking September

Terpopuler Koleksi Pilihan

Megaproyek PPN Pengambengan Rp 1,2 Triliun Grounbreaking September


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Kolam labuh area PPN Pengambengan di Negara, Jembrana, Bali, Minggu (16/8/2026).
Foto: Kolam labuh area PPN Pengambengan di Negara, Jembrana, Bali, Minggu (16/8/2026). (I Putu Adi Budiastrawan/detikBali)
Jembrana -

Megaproyek pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Kabupaten Jembrana, Bali, senilai lebih dari Rp 1,2 triliun segera memasuki tahap fisik. Penandatanganan tender proyek telah rampung pada Jumat (7/8/2026), sementara peletakan batu pertama (groundbreaking) dijadwalkan pada 17 September 2026.

Proyek bertaraf internasional ini dikerjakan oleh konsorsium CRBC Joint Operation (JO) Nindya Karya. Pembangunan ini diproyeksikan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi kawasan Jembrana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala PPN Pengambengan, Kartono, membenarkan groundbreaking pengembangan PPN Pengambengan dijadwalkan bulan depan. "Benar seperti itu informasinya terkait tender dan lain-lain, tapi jadwal (groundbreaking) kan bisa saja berubah," ungkap Kartono saat dikonfirmasi detikBali, Minggu (16/8/2026).

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum PPN Pengambengan, Lukman Hadi memaparkan total luas kawasan pelabuhan yang dikembangkan mencapai 49 hektare. Area tersebut terdiri dari 13 hektare area eksisting dan 36 hektare kawasan hasil reklamasi.

ADVERTISEMENT

Persiapan teknis telah berjalan sejak bulan ini, termasuk penyusunan skema khusus agar aktivitas nelayan lokal tidak terganggu selama proses konstruksi.

"Untuk nelayan tradisional juga sudah dilakukan simulasi supaya nelayan tetap bisa melaut dan pelaksanaan pembangunan bisa terus berjalan," papar Lukman.

Terkait wacana pemindahan kapal dari Pelabuhan Benoa ke PPN Pengambengan, Lukman menjelaskan proses relokasi baru akan dilakukan setelah seluruh fasilitas fisik rampung dikerjakan.

"Pemindahan kapal yang di Benoa setelah pembangunan selesai. Karena arahannya selesai diresmikan baru pemindahan dimulai. Kemudian groundbreaking direncanakan 17 September 2026, sesuai jadwal awal akan dihadiri menteri," imbuh Lukman.

Pengembangan PPN Pengambengan merupakan bagian dari transformasi tata kelola perikanan tangkap nasional. Pelabuhan ini ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, daya tampung kapal, penyerapan tenaga kerja, hingga menggenjot Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dengan fasilitas bertaraf internasional tersebut, kehadiran PPN Pengambengan diharapkan memperkuat posisi Jembrana sebagai pusat perikanan strategis di Bali sekaligus membuka keran investasi dan lapangan kerja baru bagi warga lokal.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads