Daftar 12 Kelurahan Penerima Program Desa Berdaya Rp 300 Juta di Mataram

Nathea Citra - detikBali
Senin, 08 Jun 2026 16:09 WIB
Ilustrasi uang. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Squirescape)
Mataram -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengucurkan bantuan stimulan sebesar Rp 300 juta per kelurahan melalui program Desa Berdaya di Kota Mataram. Sebanyak 12 kelurahan terpilih menjadi penerima program tersebut.

"Ada 12 kelurahan yang masuk dalam program Desa Berdaya. Dari petunjuk Pemprov, masing-masing kelurahan membuat, mengusulkan proposal kegiatan yang akan dilakukan. Besarannya itu sekitar Rp 300 juta," kata Kabag Pemerintahan Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana, saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

Adapun 12 kelurahan yang terpilih dalam program Desa Berdaya itu yakni Kelurahan Mandalika, Bertais, Turida, Bintaro, Ampenan Utara, Pagutan Timur, Pagesangan Timur, Pagesangan Barat, Punia, Jempong Baru, Mayura, dan Rembiga.

Sudarsana menjelaskan penentuan 12 kelurahan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov NTB. Menurutnya, tingginya angka kemiskinan ekstrem menjadi salah satu pertimbangan dalam penetapan lokasi program.

"Yang melakukan penilaian itu teman-teman dari provinsi, karena kami tidak terlibat untuk menentukan kelurahan Desa Berdaya itu. Mungkin, yang menjadi salah satu tujuan utama untuk pelaksanaan Desa Berdaya ini ialah menurunkan persentase tingkat kemiskinan ekstrem yang ada di tengah-tengah masyarakat," ungkapnya.

"Di antara 50 kelurahan di Mataram, 12 kelurahan ini tingkat kemiskinan ekstremnya tinggi. Kita nggak pernah mengusulkan, tetapi provinsi yang langsung menentukan," sambung Sudarsana.

Sebagai tindak lanjut program Desa Berdaya, Pemprov NTB mewajibkan masing-masing kelurahan penerima bantuan segera menyusun dan mengajukan proposal kegiatan.

"Proposal itu nanti akan dikirim ke provinsi dan dilakukan verifikasi. Itu nanti akan berbentuk kegiatan dan diharapkan bantuan stimulan ini paling tidak bisa menggerakkan dan membantu dari sisi ketahanan pangan, maupun ekonomi," ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov NTB mulai mengucurkan dana program Desa Berdaya senilai Rp 128 miliar untuk 257 desa dan kelurahan. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan penggunaan dana sebesar Rp 300 juta hingga Rp 500 juta per desa akan diawasi secara ketat agar tepat sasaran.

Sebanyak 217 desa tematik menerima bantuan Rp 300 juta, sedangkan 40 desa transformatif memperoleh bantuan Rp 500 juta. Dana tersebut digunakan untuk mendukung program pangan, pariwisata, lingkungan, hingga pengembangan ekonomi desa.

"Jadi ada 217 desa tematik dapat bantuan Rp 300 juta dan 40 desa transformatif mendapatkan bantuan Rp 500 juta," kata Iqbal sebelumnya.

Iqbal memastikan bantuan dana Desa Berdaya tidak diberikan dalam bentuk program, melainkan dana segar. Dana tersebut akan dicairkan sesuai kebutuhan pemerintah desa setelah mengajukan proposal dan melaksanakan musyawarah desa (musdes).

"Jadi kami ingatkan, kalau gagal tidak akan dilanjutkan. Banyak bilang desa tidak amanah. Tapi kami percaya dana Rp 300 juta itu harus punya dampak di tengah masyarakat," tegasnya.



Simak Video "Video Terkuak Motif Anak Durhaka Bunuh-Bakar Ibu di Mataram"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork