detikBali

Bahlil Minta Warga Hemat Gas: Kalau Masakannya Sudah Masak, Kompornya...

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bahlil Minta Warga Hemat Gas: Kalau Masakannya Sudah Masak, Kompornya...


Tim detikBali - detikBali

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom)
Denpasar -

Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menuai sorotan setelah mengimbau masyarakat menghemat penggunaan gas di tengah konflik Timur Tengah yang masih berlangsung. Imbauan itu disampaikan sebagai bagian dari ajakan efisiensi energi nasional.

Bahlil mengajak seluruh masyarakat Indonesia menggunakan energi secara bijak, salah satunya dengan menghemat gas saat memasak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut disampaikan Bahlil di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, sebagaimana disiarkan melalui YouTube Kementerian ESDM, dikutip Jumat (27/3/2026). Ia meminta masyarakat mulai melakukan penghematan energi dalam aktivitas sehari-hari.

"Saya memohon, menyarankan agar ayok, kita harus memakai energi dengan bijak. Yang tidak perlu, saya sarankan jangan. Contoh, katakanlah, kalau masak pakai LPG, kalau masakannya udah masak, jangan kompornya boros," ujar Bahlil pada kesempatan itu.

ADVERTISEMENT

Ketua Umum Partai Golkar itu menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan komoditas energi. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan energi nasional.

"Karena ini kita harus betul-betul minta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama untuk memakai energi yang bijaksana. Kalau ini kita mampu lakukan bersama-sama Insyaallah energi kita ke depan akan semakin baik," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengungkapkan dirinya mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mencari sumber pasokan minyak di tengah dampak krisis akibat konflik Iran dengan AS-Israel. Pemerintah, kata dia, juga akan mengoptimalkan sumber energi dalam negeri.

"Bapak Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," ujarnya.

Penjelasan Golkar

Partai Golkar kemudian memberikan penjelasan terkait pernyataan Bahlil tersebut. Sekretaris Jenderal Partai Golkar M Sarmuji menyebut imbauan itu pada dasarnya merupakan penegasan atas pentingnya penghematan energi.

"Sebenarnya ini imbauan bersifat penegasan saja. Dalam situasi normal pun kita harus hemat energi," kata Sarmuji saat dihubungi, Jumat (27/3/2026).

Ketua Fraksi Partai Golkar itu mengatakan imbauan serupa juga kerap disampaikan, termasuk dalam penggunaan listrik. Menurutnya, kondisi krisis energi saat ini membuat pesan tersebut kembali ditekankan.

"Kan kita sering mendapat imbauan serupa seperti 'matikan lampu jika tidak diperlukan'. Apalagi di saat sekarang di mana potensi beban subsidi energi makin besar," ucap dia.

Sarmuji juga menjelaskan pernyataan Bahlil soal 'kompor jangan boros' hanya sebagai contoh. Ia menilai masyarakat yang terbiasa di dapur lebih memahami cara menghemat penggunaan gas.

"Itu sekedar contoh saja. Secara teknis, pelaku dapur lebih memahami bagaimana caranya. Dan tidak secara khusus urusan masak saja. Tetapi juga tentang listrik dan pemakaian energi lainnya," ujar dia.



(dpw/dpw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads