detikBali

Anggota Parlemen Malaysia Mendadak Berbahasa Jawa, Singgung Karhutla

Terpopuler Koleksi Pilihan

Anggota Parlemen Malaysia Mendadak Berbahasa Jawa, Singgung Karhutla


Haris Fadhil - detikBali

Anggota Dewan Rakyat Malaysia, Kalam Salan (Tangkapan layar YouTube resmi Parlimen Malaysia)
Anggota Dewan Rakyat Malaysia, Kalam Salan (Tangkapan layar YouTube resmi Parlimen Malaysia)
Denpasar -

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan mendadak berbahasa Jawa saat menyoroti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dia bahkan menyapa Presiden Prabowo Subianto dengan bahasa Jawa sebelum meminta karhutla segera ditangani.

Dilansir detikNews, Kamis (22/10/2026), momen itu terjadi dalam rapat Dewan Rakyat Malaysia pada Rabu (21/10). Kalam awalnya menggunakan bahasa Melayu saat membahas asap karhutla dari Indonesia yang telah menyelimuti Malaysia.

Dia mengatakan dampak asap bukan hanya dirasakan warga Malaysia, tetapi juga warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia. Menurutnya, banyak kebun di Malaysia yang terganggu sehingga pekerja asal Indonesia tidak bisa bekerja dan tidak dapat mengirim uang ke kampung halaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang Indonesia yang bekerja di ladang Malaysia pun terkena dampaknya. Bila tak bekerja, mereka tak dapat gaji, tak bisa kirim duit ke keluarga ke kampung halaman," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kalam juga menyoroti ucapan Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan soal hutan Indonesia yang biasanya mengirim oksigen ke Malaysia. Dia mengatakan Malaysia juga memiliki hutan dan pohon.

"Janganlah masalah ini sebagai bahan lelucon dengan mengeklaim bahwa hutan Indonesia menyediakan oksigen bagi Malaysia. Apakah pepohonan di Malaysia terbuat dari plastik? Apakah pohon-pohon tersebut tidak bisa menghasilkan oksigen?" ujarnya.

Dia berharap Presiden Prabowo mempercepat upaya pemadaman karhutla dan memastikan masalah karhutla serta asap lintas negara tidak berulang. Setelah itu, Kalam beralih menggunakan bahasa Jawa agar lebih dimengerti para pejabat di Indonesia yang disebutnya banyak berasal dari Jawa.

"Biarlah saya dengan izin pimpinan dewan bercakap dalam bahasa Jawa. Assalamualaikum Pak Prabowo, pripun kabare? Paringi waras nggih? (Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu)," ujar Kalam.

Kalam kemudian terus berbicara dalam bahasa Jawa saat menjelaskan dampak asap karhutla di Indonesia terhadap Malaysia. Dia mengatakan bukan hanya warga Malaysia yang mengalami kesulitan akibat asap tersebut.

"Pak, asap songko kobongan alas kuwi nggawe wong Malaysia susah arep ambegan. Akeh sing watuk, tenggorokane podho gatel, lan sesek ambegane (Bapak, asap dari kebakaran hutan itu membuat orang Malaysia kesulitan bernapas. Banyak yang batuk, tenggorokannya gatal, dan napasnya sesak)," ujarnya.

Dia mengatakan sekolah di Malaysia harus tutup akibat asap. Dia juga menyebut wisata di Malaysia menjadi sepi dan para pekerja tidak bisa bekerja. Kalam kembali menyebut WNI yang bekerja di Malaysia turut kesusahan akibat kabut asap.

"Pak Prabowo, tulung masalah iki enggal ditangani. Kobongan alas kudu dipateni. Ojo meneh-meneh saben taun Malaysia lan Indonesia podho nandhang susah mergo asap. Kita kabeh pengin langit padhang gumebyar, udarane resik, ambegane lego, lan uripe sehat saklawase. Kulo matur nuwun, Bapak Presiden (Pak Presiden, tolong masalah ini ditangani. Kebakaran hutan harus ditangani. Jangan setiap tahun Malaysia dan Indonesia susah karena asap. Kita semua ingin langit cerah, udara bersih, napasnya lega, dan hidup sehat selamanya. Terima kasih Pak Presiden)," ujarnya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads