Pemerintah Kabupaten Badung menggelontorkan anggaran senilai Rp 951 juta lebih untuk mengembangkan sektor perikanan budidaya melalui program pembentukan Kampung Lele di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal. Program ini digenjot agar perputaran ekonomi warga makin merata sekaligus mendongkrak produksi pangan dan pendapatan masyarakat lokal.
"Kami beri di Darmasaba. Kami berikan 49 paket kolam yang terdiri dari paket tiga kolam, 4.500 benih ikan lele, dan juga pakannya," ujar Kepala Dinas Perikanan Badung, I Nyoman Suardana, saat ditemui, Selasa (20/10/2026).
Alokasi dana tersebut direalisasikan dalam bentuk penyaluran 49 paket sarana budidaya kepada 49 penerima yang tergabung dalam lima kelompok pembudidaya ikan di wilayah setempat. Bantuan fisik dan bibit ini diproses sejak 16 Juli hingga 11 November.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa di Desa Darmasaba? Pembudidayaan lele di sini sangat produktif. Di samping itu kami ingin warga Darmasaba bisa meningkatkan pendapatan," kata Suardana.
Inovasi Kampung Lele ini melengkapi capaian sektor perikanan budidaya Badung yang mencatatkan peningkatan produksi dari 563,33 ton pada 2024 menjadi 672,64 ton pada 2025. Program ini juga disinergikan dengan berbagai langkah penanganan stunting serta kolaborasi bersama penyediaan bahan konsumsi keluarga dan program makan bergizi gratis (MBG).
"Ke depan kami juga akan kembangkan lagi, mudah-mudahan bisa di desa lain. Total yang ada di Badung itu ada 130 kelompok pembudidaya," ujar Suardana menambahkan.
Selain menyebar sarana produksi, Dinas Perikanan juga mengantisipasi kendala lonjakan harga pakan yang kerap dikeluhkan peternak. Pihaknya bakal memperkenalkan mesin pakan mandiri serta alternatif pakan dari bahan lokal untuk meringankan beban modal para pembudidaya, termasuk kemudahan distribusi hasil panen.
"Kami tentu akan upayakan biar nanti pascapanen ini masyarakat nggak bingung lagi siapa yang bisa membeli. Memang para pembudidaya ini sudah kerja sama dengan para pengepul dan sudah jalan. Untuk penyediaan ke MBG juga akan kami jajaki," tukas Suardana.