Truk tangki bahan bakar minyak (BBM) Pertamina Patra Niaga tiba di SPBU 54 806 08 di Jalan Erlangga, Kecamatan Bangli, Bali, tiba pukul 16.55 Wita. Kedatangan truk tangki itu disambut sorak sorai dan tepuk tangan para pengendara sepeda motor.
"Sekarang truk Pertamina sudah datang. Senang rasanya," kata Kadek Kertana, pengendara motor asal Kecamatan Susut, Bangli, ditemui detikBali saat mengantre di SPBU di Desa Sidembunut itu, Kamis (15/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kertana mengatakan ia sudah mengantre di SPBU itu sejak Kamis pukul 02.00 Wita. Saat tahu stok Pertalite habis, dirinya dan tiga rekannya memutuskan untuk menginap di SPBU itu.
Kertana terpaksa bolos kuliah di kampusnya di Balindo, Jalan Teuku Umar, Denpasar. Dia mengaku butuh BBM untuk pergi ke kampus dari Bangli ke Denpasar dan aktivitas lainnya.
"Bensin saya tinggal segaris. Buat ngampus, buat jalan-jalan. Saya kampus di Denpasar," kata Kertana.
Kertana tidak sendirian. Setidaknya 200 pengendara motor lain yang telah mengantre 14 jam di SPBU itu juga bernasib serupa.
Antrean ratusan sepeda motor dan belasan mobil di di SPBU 54 806 08 di Jalan Erlangga, Desa Sidembunut, Kecamatan Bangli, Kamis (15/10/2026). (Aryo Mahendro/detikBali). |
Beberapa dari mereka menginap di SPBU itu. Sebagian lagi, memilih untuk meninggalkan motornya di barisan antrean motor lain karena lokasi rumahnya tidak jauh dari SPBU itu.
"Saya mengantre sejak pukul 03.00 Wita. Motor saya inapkan di sini. Tapi saya pulang karena rumah dekat sini," kata seorang pengendara motor lain.
Petugas SPBU 54 806 08 Dewa Astana menyebut pom bensin itu hanya melayani pembelian Pertalite, meski jumlahnya terbatas. BBM jenis Pertamax sudah ludes dibeli sejak tiga hari lalu.
"Kalau Pertamax sejak tiga hari kemarin sudah habis. Hingga hari ini, belum ada datang lagi," kata Astana.
Pantauan detikBali, pukul 17.30 Wita atau 45 menit sejak truk tangki Pertamina itu selesai mengisi stok BBM sejak tiba di SPBU itu. Jenis BBM yang diisi adalah Pertalite sebanyak 16 ton.
Setelah BBM dipindah dari truk tangki ke tempat penyimpanan bawah tanah, para pengendara motor mulai bergerak perlahan. Mereka bersiap mengantre untuk membeli Pertalite di SPBU itu.
Ada juga beberapa siswa sekolah menyemangati para pengendara saat mengantre. Mereka bersorak menyemangati para pengendara motor dari mobil angkot yang melintas di SPBU itu.
Sejumlah personel unit lalu lintas Polsek Bangli dan satuan reserse Polres Bangli nampak berjaga di SPBU itu. Selain mengatur arus kendaraan, mereka juga mengawasi jika ada pengendara yang membeli BBM dengan botol atau jerigen.
"Sudah kami imbau jangan beli pakai jerigen atau botol. Tidak akan dilayani kalau beli pakai botol atau jerigen," kata personel Satreskrim Polres Bangli Bagus Surya.
