detikBali

Buleleng Siapkan 54 Venue untuk Porprov Bali 2027, Selancar Tak Bisa Digelar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Buleleng Siapkan 54 Venue untuk Porprov Bali 2027, Selancar Tak Bisa Digelar


Sui Suadnyana, Wijaya Kusuma - detikBali

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, dan Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagrasunu, saat ditemui awak media di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (15/9/2026). (Made Wijaya Kusuma/detikBali)
Foto: Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, dan Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagrasunu, saat ditemui awak media di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (15/9/2026). (Made Wijaya Kusuma/detikBali)
Buleleng -

Buleleng mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah tunggal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027. Sebanyak 54 venue telah dipetakan untuk menggelar pertandingan berbagai cabang olahraga. Namun, ada satu cabor yang terkendala karena kondisi alam Buleleng, yakni selancar ombak.

Persiapan tersebut dibahas dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Tim Delegasi (TD) KONI Bali di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (15/9/2026). Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan sebagian besar venue yang akan digunakan sudah tersedia dan siap mendukung penyelenggaraan Porprov Bali.

"Kami sudah sangat siap menjadi tuan rumah porprov. Dalam hal venue sebagian besar sudah siap, ada 54 venue yang akan digunakan," kata Supriatna, Selasa (15/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Supriatna, sejumlah venue masih membutuhkan perbaikan agar representatif dan memenuhi kebutuhan pertandingan tingkat provinsi. Venue tersebut tersebar di sejumlah wilayah Buleleng, termasuk kawasan perkotaan hingga wilayah kecamatan.

ADVERTISEMENT

Di kawasan kota, beberapa fasilitas yang diproyeksikan menjadi lokasi pertandingan antara lain GOR Bhuwana Patra dan fasilitas olahraga Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). KONI Buleleng juga mendapat dukungan fasilitas dari IMK Singaraja, STIE Satya Darma hingga SPN Polda Bali.

"Untuk venue tersebar di beberapa wilayah, di Kota kita ada GOR Bhuwana Patra. Kami juga sangat didukung oleh sejumlah perguruan tinggi di Buleleng seperti Undiksha, IMK Singaraja, STIE Satya Darma. Termasuk SPN Polda Bali," ujarnya.

Namun, tidak semua cabor dapat digelar di Buleleng. Salah satunya selancar ombak. Supriatna mengungkapkan kondisi alam menjadi kendala karena Buleleng tidak memiliki ombak yang sesuai untuk pertandingan tersebut.

"Kami meminta persetujuan dari KONI Bali. Karena pertandingan selancar ombak tidak bisa dilaksanakan di Buleleng. Karena kita tidak punya ombak," kata Supriatna.

Selain kawasan perkotaan, venue Porprov Bali juga diproyeksikan tersebar hingga sejumlah wilayah kecamatan. Lokasi terjauh berada di Kecamatan Gerokgak, Seririt, dan Kubutambahan.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagrasunu, mengatakan monev dilakukan untuk memastikan kesiapan venue maupun sarana pendukung pertandingan. Tim Delegasi KONI Bali juga akan berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga untuk memetakan kebutuhan teknis masing-masing cabor.

"Tim delegasi nanti akan melakukan monitoring dan evaluasi, sekaligus rapat koordinasi berupa persiapan Porprov ke XVII tahun 2027. Saya harapkan kita banyak belajar dari sebelumnya. Ada kurang kita perbaiki, yang baik kita tingkatkan," kata Jagrasunu.

Jagrasunu menekankan venue yang disiapkan harus representatif dan layak untuk kejuaraan tingkat regional. Selain tempat pertandingan, sarana pendukung dan infrastruktur juga menjadi bagian yang akan dievaluasi.

Buleleng sendiri disebut telah tiga kali menjadi tuan rumah Porprov Bali. Pengalaman tersebut menjadi modal dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah tunggal Porprov Bali XVII 2027.

"Kami tidak pernah absen melaksanakan Porprov Bali. Ini prestasi, di Buleleng telah menjadi tuan rumah yang ketiga kali," ujar Jagrasunu.

Jagrasunu berharap Porprov Bali 2027 benar-benar menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet. Ia juga meminta seluruh pihak menjaga penyelenggaraan Porprov agar tidak ditunggangi kepentingan di luar olahraga.

"Saya berharap penyelenggaraan Porprov terbebas dari segala kepentingan apa pun. Ini sebuah multievent. Tidak ada kepentingan lain," tegasnya.



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads