detikBali

Kebakaran di Nakula Diperkirakan Padam dalam 2-3 Hari

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kebakaran di Nakula Diperkirakan Padam dalam 2-3 Hari


Fabiola Dianira - detikBali

Kebakaran lahan di perbatasan antara Legian-Denpasar, tepatnya di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/9/2026).
Kebakaran lahan di perbatasan antara Legian-Denpasar, tepatnya di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/9/2026).
Denpasar -

Proses pemadaman kebakaran lahan di perbatasan antara Legian-Denpasar, tepatnya di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, diperkirakan membutuhkan waktu 2-3 hari. Luas lahan yang terbakar mencapai 5 hektare.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, mengungkapkan sebanyak 12 armada dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Menurutnya, pemadaman juga juga dibantu enam armada damkar dari Kabupaten Badung.

"Luasnya sekitar 4 sampai 5 hektare," ujar Tirana, Selasa (1/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tirana menjelaskan lokasi kebakaran berada di kawasan yang dekat dengan permukiman penduduk. Di sekitarnya, terdapat lahan dan gudang yang kerap digunakan pemulung untuk mengumpulkan sampah.

ADVERTISEMENT

Tirana mengakui petugas damkar menemukan kendala lantaran sejumlah titik kebakaran tertutup seng bekas atap gudang. Saat ini, petugas di lapangan menunggu alat berat ekskavator untuk membongkar material yang menutup titik api.

"Kalau bisa alat beratnya cepat datang, ya kita bisa cepat atasi. Ya kurang lebih dua sampai tiga hari (proses pemadaman)," ujar Tirana.

"Mengingat luasnya, sangat luas dan juga medan yang kita tangani cukup lumayan ini, semua tertutup seng," sambungnya.

Tirana memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dia mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca panas dan kemarau panjang.

"Tetap waspada dan jangan sekali-sekali sampai ada masyarakat Denpasar yang membakar sampah sembarangan," pungkasnya.

Diketahui, kebakaran lahan tersebut diketahui pertama kali pada Senin (31/8) malam. Ratusan kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran lahan di perbatasan antara Legian-Denpasar itu.

Pantauan detikBali pada Selasa siang, sejumlah bangunan di sekitar lokasi kebakaran tampak telah hangus dan rata dengan tanah. Asmuni, salah seorang warga yang rumahnya ikut terbakar, mengatakan terdapat sekitar 100 rumah yang terdampak kebakaran.

Warga lainnya, Tukiran, mengaku sempat mendengar suara ledakan saat kebakaran terjadi pada Senin malam. Menurutnya, sejumlah kendaraan dan bangunan semi permanen di sekitar lahan ikut terbakar.

"Mobil Avanza, pikap, itu ada. Rumah semipermanen itu semua terbakar. Banyak sekali, cuma nggak dihitung," ujar Tukiran.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads