detikBali

Ketua PN Denpasar Resmi Berganti, Putu Gde Novyartha Janji Jaga Integritas

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ketua PN Denpasar Resmi Berganti, Putu Gde Novyartha Janji Jaga Integritas


Wibhi Leksono - detikBali

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (1/9/2026). (Foto: Wibhi Leksono/detikBali)
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (1/9/2026). (Foto: Wibhi Leksono/detikBali)
Denpasar -

Putu Gde Novyartha resmi dilantik sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Novyartha menggantikan posisi Iman Luqmanul Hakim yang kini menjabat Wakil Ketua PN Jakarta Barat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sekaligus serah terima jabatan (sertijab) tersebut digelar di Denpasar, Selasa (1/9/2026). Novyartha berjanji menjaga integritas selama mengemban jabatan baru tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus menjaga integritas, membangun kepercayaan masyarakat Bali khususnya pada Pengadilan Negeri Denpasar," ungkap Novyartha di sela-sela sertijab.

Novyartha menegaskan akan melanjutkan program-program yang telah dirintis ketua sebelumnya. Termasuk pembangunan zona integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), meraih predikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP), serta meningkatkan nilai akreditasi penjaminan mutu pengadilan agar meraih predikat unggul.

ADVERTISEMENT

Terkait penanganan perkara korupsi, Novyartha menyebut jumlah perkara yang dilimpahkan kejaksaan ke PN Denpasar terus meningkat. Bahkan, dia berujar, belasan perkara sekaligus masuk dalam sehari.

"Mudah-mudahan ke depannya kami bisa tangani dengan lebih baik," imbuhnya.

"Kami berkomitmen untuk menjaga integritas. Kami pasti menegakkan keadilan, tidak ada transaksional dalam menjalankan persidangan," katanya.

Novyartha menuturkan pihaknya berupaya menghindari sidang tipikor berlangsung hingga tengah malam. Ia pun mendorong agar sidang dimulai tepat waktu pukul 09.00 Wita dan tunggakan perkara dapat diselesaikan setiap Jumat.

Selain kasus korupsi, Novyartha menyebut perkara pidana umum lain yang tengah menjadi perhatian PN Denpasar adalah judi online. Termasuk yang melibatkan warga negara asing (WNA).

"Sekarang yang marak kali ini perjudian online, yang orang asing mungkin banyak semakin marak. Orang-orang kita juga makin pintar ikut terlibat dalam perjudian luar negeri," ujarnya.

Sementara itu, Iman Luqmanul Hakim yang kini menjabat Wakil Ketua PN Jakarta Barat berharap Novyartha dapat menyelesaikan pekerjaan rumah di PN Denpasar. Ia menilai Novyartha memiliki kapasitas dan integritas untuk melanjutkan program-program yang belum sempat dia tuntaskan di PN Denpasar.

Iman menjelaskan salah satu agenda yang masih berjalan adalah penilaian Sistem Manajemen Anti-Penyuapan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA), di mana PN Denpasar tahun ini masuk tahap evaluasi ulang. Selain itu, PN Denpasar juga tengah dinilai untuk akreditasi penjaminan mutu pengadilan negeri kelas 1A.

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik, mudah-mudahan nanti Putu Gde Novyartha bisa melanjutkan hal itu," kata Iman.

Iman juga menyinggung kerja sama lintas instansi yang telah dibangun selama masa jabatannya. Misalkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kejaksaan dalam menangani permohonan status hukum bagi anak-anak telantar yang berada di bawah naungan yayasan.

"Ini ada kerja sama antara pengadilan negeri, pemerintah daerah, dan kejaksaan negeri untuk bisa membantu anak-anak tersebut sehingga mendapatkan kepastian atau legalitas di mata hukum. Mudah-mudahan ini bisa terus dilanjutkan," ujar Iman.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads