Sebanyak delapan bendesa adat dan kelian banjar di empat kelurahan Kecamatan Bangli akan menerima peningkatan kesejahteraan berupa uang dengan nominal lebih besar. Total anggarannya sebesar Rp 234 juta untuk para bendesa dan kelian banjar.
"Itu perbaikan kesejahteraan prajuru adat di empat kelurahan, di Kecamatan Bangli saja," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, I Wayan Dirga Yusa, saat rapat kerja di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangli, Senin (31/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusa mengatakan bendesa adat dan kelian adat di empat kelurahan yang akan menerima peningkatan kesejahteraan adalah Kelurahan Kubu, Kelurahan Cempaga, Kelurahan Kawan, dan Kelurahan Bebalang. Tiap bendesa dan kelian akan menerima peningkatan kesejahteraan sebesar Rp 750 ribu per bulan. Sedangkan kelian banjarnya akan menerima sebesar Rp 500 ribu per bulan.
Peningkatan kesejahteraan itu diusulkan ke DPRD Bangli. Jika disetujui, rencananya akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bangli 2027. Uang tambahan untuk bendesa dan kelian banjar di empat kelurahan itu akan dicairkan untuk setahun penuh pada Januari 2027.
Yusa mengatakan program peningkatan kesejahteraan prajuru adat itu sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Tahun ini, nominalnya meningkat Rp 250 ribu dibanding tahun lalu.
Namun, peningkatan kesejahteraan itu hanya mencakup bendesa dan kelian adat di Kecamatan Bangli saja. Soal kesejahteraan prajuru adat di kecamatan lain sudah ditangani dinas lain.