Tiga hari sudah Ni Nyoman Selir dilaporkan hilang dan tak kunjung pulang ke rumahnya di Dusun Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Klungkung, Bali. Keberadaan perempuan lanjut usia (lansia) berambut putih panjang itu hingga kini masih misterius.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengungkapkan operasi pencarian pada hari ketiga terus diintensifkan. Tim gabungan tidak hanya menyisir permukiman warga, tetapi juga mengerahkan anjing pelacak untuk melacak jejak nenek berusia 79 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kesuma Jaya, penyisiran kini diperluas hingga ke perbatasan desa tetangga. Petunjuk dari rekaman kamera pengawas atau CCTV maupun keterangan warga menjadi acuan utama pergerakan tim di lapangan.
"Kami menyisir titik-titik yang biasa dilalui korban, mulai dari perkebunan, permukiman warga, sampai area perbatasan desa," kata Kesuma Jaya, Sabtu (29/8/2026).
Kesuma Jaya menuturkan medan perkebunan yang berbukit menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR gabungan. Karena itu, pelacakan difokuskan dengan bantuan penciuman anjing khusus dari SAR Dog Indonesia untuk menyusuri lokasi yang diduga sempat dilintasi Selir.
Pencarian sesi pagi yang berlangsung hingga pukul 11.45 Wita belum membuahkan hasil. Tim gabungan kembali melanjutkan penyisiran gelombang kedua pada pukul 16.00 Wita.
Kesuma Jaya mengungkapkan Selir memiliki ciri-ciri rambut panjang dan beruban, tinggi badan sekitar 154 sentimeter, dan kulit sawo matang. Ia mengimbau masyarakat Nusa Penida yang melihat sosok sesuai ciri-ciri tersebut untuk segera melapor.
Diketahui, Selir dilaporkan hilang di wilayah Banjar Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, pada Kamis (27/8). Informasinya, perempuan lansia itu meninggalkan rumah dengan berjalan menuju arah bukit pada Senin (24/8).