detikBali

Bursa Kerja di Karangasem Minim Pelamar, Disnaker Sebut Warga Gengsi

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bursa Kerja di Karangasem Minim Pelamar, Disnaker Sebut Warga Gengsi


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Karangasem I Ketut Mertadina.(Foto: I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Karangasem I Ketut Mertadina. (Foto: I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Karangasem belum lama ini menggelar pameran bursa kerja dengan menyediakan 3.611 lowongan kerja dari beberapa perusahaan. Namun, jumlah pencari kerja yang mengajukan lamaran kerja masih minim, yakni hanya 222 orang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Karangasem, I Ketut Mertadina, menyebut masih banyak warga yang gengsi dan terlalu pilih-pilih pekerjaan. Padahal, lowongan yang disediakan sangat banyak.

"Memang sedikit anomali saat ini. Tidak hanya terjadi di Karangasem, tapi juga di beberapa wilayah di Bali. Kebanyakan masih gengsi dan terlalu pilih-pilih kerja," kata Mertadina, Jumat (28/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mertadina lantas membeberkan beberapa faktor lain yang menyebabkan minimnya warga melamar saat bursa kerja tersebut. Salah satunya karena keahlian hingga gaji yang tidak sesuai keinginan.

ADVERTISEMENT

Menurut Mertadina, lowongan kerja yang disediakan tersebut untuk penempatan di Karangasem. Namun, dia berujar, kebanyakan anak muda ingin bekerja di luar negeri lantaran tergiur gaji tinggi.

"Anak-anak muda lebih memilih bekerja ke luar negeri. Entah di kapal pesiar atau di darat," ujar Mertadina.

Rendahnya pelamar lokal mengakibatkan lowongan kerja yang tersedia di Karangasem akan diisi oleh orang dari luar Karangasem atau luar Bali. Mertadina mengakui hal ini menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk menarik warga agar bekerja di tanah kelahirannya.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads